"Kerjasama ini dilakukan karena mereka sukses mengembangkan energi angin dan surya. Terutama angin di mana 70 persen energi baru terbarukan India dari angin," kata Rida Mulyana, Direktur Jenderal EBTKE Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam keterangan resminya.
Dalam penandatanganan nota kesepahaman dengan Duta Besar India untuk Indonesia dan Timor Leste Gujrit Singh, kedua negara bersepakat meningkatkan kerjasama dalam beberapa hal meliputi, pertukaran informasi dan teknologi, serta mengembangkan suatu proyek dan riset secara bersama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Potensi angin mereka besar, jadi mereka memiliki banyak wind farm yang ingin saya pelajari dari mereka. Kok bisa mereka jual listrik angin dengan tarif sangat rendah?" tuturnya.
"Awal-awal mereka memang masih bergantung pabrikan luar, tapi sekarang tidak lagi. Ada tax holiday untuk pengembang, listrik yang dijual tidak kena pajak, dan pemerintah memberikan subsidi untuk lahan (inkind) untuk pengembangan energi angin," pungkasnya. (gen)