Pasar Motor Rontok di 2015, Semua Pabrikan Tak Sukses Jualan

Agust Supriadi, CNN Indonesia | Jumat, 22/01/2016 12:26 WIB
Pasar Motor Rontok di 2015, Semua Pabrikan Tak Sukses Jualan Motor berjejer di parkiran. ( REUTERS/Jorge Silva)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pasar sepeda motor Indonesia anjlok sekitar 17,6 persen pada tahun lalu setelah penjualannya turun 1,38 juta unit dibandingkan tahun sebelumnya.

Asosiasi Sepeda Motor Indonesia (AISI) melaporkan total penjualan motor di Tanah Air pada tahun lalu sebanyak 6,48 juta unit. Angka tersebut jauh lebih rendah dibandingkan penjualan "kuda besi" pada 2014 yang mencapai 7,86 juta.

Dari empat merek motor yang terdaftar di AISI, tak ada satu pun yang mencatatkan kinerja positif.


Motor Honda di bawah bendera Grup Astra, sampai tahun lalu masih merajai pasar motor nasional dengan total penjualan mencapai 4,45 juta unit. Kendati demikian, penjualan motor Honda anjlok hampir 600 ribu unit atau sekitar 11,8 persen dibandingkan dengan penjualan tahun sebelumnya.

Akibatnya, pangsa pasar Honda turun dari 69 persen pada 2014 menjadi 64 persen pada tahun lalu.

Berada di urutan kedua, Yamaha, dengan total penjualan motor 1,79 juta unit. Statistik menunjukkan penjualan motor Yamaha juga turun  sekitar 572 ribu unit atau 24 persen dibandingkan dengan pencapaian 2014. Alhasil, pangsa pasar Yamaha ikut tergerus dari sekitar 30 persen menjadi 27 persen.

Beriktunya adalah Kawasaki, yang kini mulai menyalip Suzuki di peringkat ketiga.  Total penjualan motor Kawasaki tercatat sebanyak 115 ribu unit, turun 28 persen. Kendati demikian, pangsa pasarnya sedikit naik dari 1,7 persen menjadi 2 persen.

Sementara Suzuki hanya berhasil menjual 109,8 ribu unit motor pada tahun lalu, anjlok 60 persen dibandingkan dengan pencapaian tahun sebelumnya. Pangsa pasar Suzuki tercatat turun dari 3,4 persen menjadi 1,7 persen.

Terakhir adalah TVS, yang tercatat hanya menjual 2.747 unit motor. Tahun sebelumnya, 2014. motor pabrikan India ini berhasil menjual 9.575 unit. (ags/ags)