Mantan penasihat energi untuk Presiden Obama yang juga Profesor Columbia University Jason Borduff mengatakan, dibukanya keran ekspor oleh pemerintah Amerika akan berimbas positif pada menurunnya kekhawatiran negara adidaya tersebut terkait potensi pasokan minyak menyusul makin fluktuatifnya kondisi geopolitik baik di dalam maupun luar negeri.
"Fakta bahwa produsen memiliki akses gratis ke pasar global akan memudahkan pasokan Amerika untuk menanggapi gangguan di seluruh dunia," kata Borduff seperti dikutip CNN Money, Senin (1/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan kemampuan produksi saat ini, sejumlah analis meyakini kebijakan untuk membuka keran ekspor bakal membantu pelaku industri minyak dan gas bumi Amerika yang tengah tertekan akibat turunnya harga minyak.
Meski akan menjadi katalis positif, sejumlah puihak meyakini kebijakan Amerika membuka keran ekspor akan menghadapi rintangan seperti sulitnya mekanisme logistik lantaran terkendala lokasi antara rig dengan pelabuhan.
Lantaran telah lama memberlakukan larangan ekspor, saat ini fasilitas di Gulf Coast Amerika yang menjadi area pengiriman tidak memiliki peralatan yang dibutuhkan. Khususnya untuk melayani pengisian kapal super tanker raksasa yang biasa digunakan negara-negara lain untuk mengirimkan minyak.
Analis Pasar Minyak Mentah ClipperData Nilofar Saidi mengungkapkan, hanya kapal kecil yang dapat digunakan pada pelayaran ke Amerika Latin dan Eropa, tetapi tidak ideal untuk negara-negara tujuan ekspor yang jauh seperti Asia Timur. (gen)