Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan menjelaskan, dana raupan tersebut berasal dari lelang surat utang untuk seri SPN03160908 (new issuance), SPN12170608 (new issuance), FR0053 (reopening), FR0056 (reopening) dan FR0073 (reopening) melalui sistem lelang Bank Indonesia.
“Total penawaran yang masuk sebesar Rp42,32 triliun,” tulis DJPPR dalam keterangan resmi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk seri SPN12170608, jumlah nominal yang dimenangkan sebesar Rp1,25 triliun dengan imbal rata-rata tertimbang 6,28462 persen dan tanggal jatuh tempo pada 8 Juni 2017. Seri FR0053 memiliki jumlah nominal yang dimenangkan sebesar Rp5,15 triliun dengan imbal rata-rata tertimbang 7,45834 persen dan tanggal jatuh tempo pada 15 Juli 2021.
Penjualan SUN tersebut dilaksanakan dengan menggunakan sistem pelelangan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia. Lelang bersifat terbuka (open auction), menggunakan metode harga beragam (multiple price).
Pemenang lelang yang mengajukan penawaran pembelian kompetitif (competitive bids) akan membayar sesuai dengan imbal hasil yang diajukan. Pemenang lelang yang mengajukan penawaran pembelian non-kompetitif (non-competitive bids) akan membayar sesuai dengan imbal hasil rata-rata tertimbang (weighted average yield) dari penawaran pembelian kompetitif yang dinyatakan menang.
(gir)