Airlangga Hartarto, Menyusul Jejak Karier Sang Ayah

Christine Novita Nababan, CNN Indonesia | Rabu, 27/07/2016 13:37 WIB
Airlangga Hartarto, Menyusul Jejak Karier Sang Ayah Jokowi-JK merangkul Airlangga Hartarto, politisi Partai Golkar, untuk duduk sebagai Menteri Perindustrian menggantikan Saleh Husin, politisi Partai Hanura, Rabu (27/7). (Detikcom/Bagus PN).
Jakarta, CNN Indonesia -- Perombakan kabinet (reshuffle) kerja Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla jilid kedua memunculkan banyak nama baru. Salah satunya, yakni Airlangga Hartarto. Jokowi-JK merangkul politisi Partai Golkar tersebut untuk duduk sebagai Menteri Perindustrian menggantikan Saleh Husin, politisi Partai Hanura.

Sebelum hari ini, nama Airlangga sempat santer dikabarkan menjadi calon Ketua Umum Partai Golkar. Pernah, Partai Golkar diterpa isu dualisme kepengurusan, namun pria kelahiran Surabaya, Jawa Timur, 1 Oktober 1961 itu tetap membangun semangat kader muda Golar dan melakukan rekonsiliasi.

Airlangga menyelesaikan bangku SMA di Kolese Kanisius. Kemudian ia meraih gelar sarjana dari Fakultas Teknik Mesin Universitas Gajah Mada tahun 1987 silam, sebelum melanjutkan studinya di Monash University Australia.


Airlangga memiliki sejumlah perusahaan dan sempat menjadi Ketua Asosiasi Emiten Indonesia periode 2011 - 2014. Hingga kini, dia masih tercatat sebagai Komisaris Utama PT Fajar Surya Wisesa Tbk, perusahaan yang bergerak di bidang produksi dan pembuatan kertas.

Ayahnya, Ir Hartarto pernah menjabat Menteri Perindustrian pada Kabinet Pembangunan IV periode 1983 - 1988 dan Kabinet Pembangunan V (1988-1993), serta Menteri Koordinator bidang Produksi dan Distribusi pada Kabinet Pembangunan VI (1993-1998). (bir/bir)