Kadin Harapkan Konsistensi Kebijakan dari Kabinet Baru Jokowi

Galih Gumelar, CNN Indonesia | Rabu, 27/07/2016 11:36 WIB
Menurut Kadin, pergantian menteri acap kali disertai dengan perubahan kebijakan yang kerap membuat dunia usaha penasaran. Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyambut baik rencana Presiden Joko Widodo (Jokowi) merombak kabinet kerjanya (reshuffle), terutama di bidang ekonomi. Upaya ini diyakini dapat memberi sentimen positif bagi dunia usaha. (ANTARA FOTO/Novrian Arbi).
Jakarta, CNN Indonesia -- Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyambut baik rencana Presiden Joko Widodo (Jokowi) merombak kabinet kerjanya (reshuffle), terutama di bidang ekonomi. Upaya ini diyakini dapat memberi sentimen positif bagi dunia usaha.

Ketua Umum Kadin Rosan P. Roeslani menuturkan, reshuffle kali ini adalah yang paling baik karena ia percaya Jokowi sudah mempertimbangkan beberapa kondisi untuk mengganti jajaran pembantunya. Ia berharap, ini bisa membuat iklim bisnis menjadi lebih baik lagi.

"Kami meyakini, reshuffle ini merupakan yang terbaik dan sudah melewati proses panjang. Kami menyambut baik karena yakin reshuffle dilakukan untuk perbaikan kami semua," ujar Rosan ditemui di Menara Kadin, Rabu (27/5).


Kendati mendukung reshuffle, ia berharap, perombakan kabinet juga disertai dengan konsistensi kebijakan. Pasalnya, pergantian menteri kadang juga disertai dengan perubahan kebijakan yang kerap membuat dunia usaha penasaran.

Kalau pun memang terdapat kebijakan baru, diharapkan hal itu benar-benar bisa membantu sektor riil, karena sektor ekonomi mampu memberikan efek pengganda (multiplier effect).

"Kembali, untuk setiap kebijakan tentu saja harus dapat menciptakan lapangan kerja baru, itu yang perlu didorong. Selain itu, perlu ditekankan bagaimana meningkatkan daya saing dan keterampilan sumber daya manusia, karena sebagian besar tenaga kerja berpendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA) ke bawah," tutur dia.

Rosan optimistis akan kompetensi nama-nama calon menteri di bidang ekonomi yang santer beredar. Namun, ia menolak untuk menilai lebih jauh kandidat.

"Tidak bisa juga kami men-judge. Menurut kami nama-nama yang beredar itu belum pasti, tapi kalau pun iya insya Allah bisa memberikan sumbangsih yang baik," jelasnya. (bir/gen)