Jokowi Tunjuk Lembong Jadi Magnet Investor

Christine Novita Nababan, CNN Indonesia | Rabu, 27/07/2016 12:20 WIB
Jokowi menggeser Thomas Lembong dari Menteri Perdagangan menjadi Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menggantikan Franky Sibarani. Jokowi menggeser Thomas Lembong dari Menteri Perdagangan menjadi Kepala BKPM (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia -- Belum juga genap satu tahun Thomas Trikasih Lembong menjabat sebagai Menteri Perdagangan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan menggeser Lembong ke pucuk pimpinan di Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Sebelumnya, Lembong sendiri ditunjuk sebagai Menteri Perdagangan menggantikan Rahmat Gobel pada 12 Agustus 2015.

Selama bertahun-tahun sebelum menjadi menteri, Lembong bergaul dengan bankir dan eksekutif ekuitas privat di Singapura. Dia sempat bekerja di Deutsche Bank dan Morgan Stanley sebelum ikut mendirikan perusahaan ekuitas privat Quvat Management.

Lembong mengenyam pendidikan dasar di Jerman pada tahun 1974-1981. Kemudian, dia meneruskan pendidikan hingga tingkat SMP di Tanah Air dan berpindah ke Boston, Amerika Serikat, saat masuk SMA. Kendati tercatat sebagai lulusan Harvard, pria kelahiran Jakarta, 4 Maret 1971 itu dikenal sebagai pria urban.


Penunjukkan Lembong sebagai Kepala BKPM menggantikan Franky Sibarani disebut-sebut bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan investor kepada Indonesia. Lembong juga dikenal pandai berbicara, dan cakap dalam berbahasa Inggris dan Jerman. (bir/bir)