"Akan lebih baik kalau di portofolio sementara saja. Segera masukkan ke investasi langsung karena kami sedang gencar-gencarnya membangun infrastruktur," tutur Jokowi saat melakukan sosialisasi tahap akhir tax amnesty didepan anggota Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Senin (1/8).
Jokowi menuturkan, proyek-proyek infrastruktur yang bisa memanfaatkan dana repatriasi antara lain pembangunan pembangkit listrik, pelabuhan, jalan tol, bandara, jalur kereta api hingga penyediaan layanan transportasi massal seperti Mass Rapid Transit (MRT) di Jakarta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ditempatkan di sini lebih baik karena menyangkut tenaga kerja yang banyak," ujarnya.
Acara sosialisasi dihadiri sekitar sepuluh ribu wajib pajak (WP) yang berasal dari kalangan dunia usaha, meliputi pelaku industri padat modal dan padat karya, industri jasa, pedagang besar menengah dan kecil, serta masyarakat umum.
Selama acara berlangsung terlihat antusiasme dari WP untuk mendengarkan penjelasan langsung dari Jokowi. Hal itu terlihat dari ratusan WP yang rela berdiri di barisan belakang karena tidak mendapatkan tempat duduk.
Turut hadir dalam acara sosialisasi ini Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Ketua Otoritas Jasa Keuangan Muliaman D. Hadad, Kepala Kepolisian Republik Indonesia Tito Karnavian, dan Jaksa Agung HM Prasetyo.
Sementara itu, Kepala Kantor Bank Indonesia (BI) DKI Jakarta Doni P. Joewono menyatakan, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) telah meminta bank sentral membantu penyerapan dana repatriasi hasil pengampunan pajak oleh badan usaha milik daerah (BUMD) di sektor infrastruktur.
“Pak Gubernur minta PT Jakarta Propertindo (Jakpro) bisa memanfaatkan dana repatriasi di bank dengan bunga yang rendah untuk membangun infrastruktur di Jakarta,” kata Doni.
Ia menuturkan, dana repatriasi akan membuat kas bank meningkat sehingga bunga bank bisa menjadi rendah. Bunga yang rendah dapat dimanfaatkan oleh Jakpro untuk membangun infrastruktur.
“Bank DKI juga diharapkan bisa mengeluarkan obligasi daerah agar langsung bisa menyerap dana repatriasi tersebut. Hal ini bertujuan agar pertumbuhan ekonomi terus tumbuh,” jelasnya menirukan Ahok. (gen)