Sequis Resmi Bentuk Sequis Aset Manajemen
CNN Indonesia
Kamis, 15 Sep 2016 11:54 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- PT AJ Sequis Life resmi membentuk anak usaha barunya, yakni PT Sequis Aset Manajemen (SAM). SAM merupakan perusahaan manajer investasi milik Sequis Life yang bermitra dengan Nippon Life Insurance Company (Nissay).
Tatang Widjaja, Chief Executive Officer Sequis Group mengungkapkan, Sequis Life melihat potensi untuk menggunakan jaringan pemasaran perusahaan, seiring dengan rencana Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang memberi izin perusahaan asuransi dan pelaku usaha keuangan non bank untuk memasarkan produk reksa dana.
“Kami sangat berharap, SAM dapat berkontribusi untuk meningkatkan penetrasi produk reksa dana untuk nasabah ritel ke seluruh Indonesia, Pendirian manajer investasi ini adalah hal penting dari rencana Sequis untuk menjadi one stop financial solution provider di Indonesia,” tutur dia, Kamis (15/9).
Masamichi Kishimoto, General Manager Head of International Business Nissay Asset Management mengatakan, sebagai bagian dari Nippon Life Group, perusahaan antusias dengan semangat kemitraan yang dijalankannya.
Poniman, Direktur SAM menuturkan, Sequis memiliki pengalaman yang panjang dalam investasi jangka panjang dan dengan pengembalian yang stabil. Inilah yang menjadi alasan kuat untuk kedua institusi membentuk tim investasi.
“Asuransi jiwa dan kesehatan adalah perlindungan dasar. Sekarang, nasabah Sequis dapat memenuhi keperluan investasi mereka dengan berinvestasi di reksa dana. Kami berharap, dapat memasarkan produk dan layanan kepada nasabah ritel dan korporasi di Indonesia,” katanya.
Sequis sendiri berkomitmen untuk menambah modal lebih banyak demi mendukung pertumbuhan bisnis SAM dan memanfaatkan kemitraannya dengan mitra strategisnya, Nippon Life Insurance Company.
Secara total, Nissay membukukan aset sebesar US$99 miliar di seluruh negara operasionalnya. “Kami siap bersaing dengan perusahaan aset manajemen di pasar reksa dana. Kami juga akan memanfaatkan nama Sequis untuk meningkatkan kepercayaan calon nasabah,” tutur Tatang.
Sebagai informasi, meski baru diluncurkan hari ini, SAM telah mengantongi izin usaha dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak 25 Januari 2016. Add
as a preferred
source on Google
Tatang Widjaja, Chief Executive Officer Sequis Group mengungkapkan, Sequis Life melihat potensi untuk menggunakan jaringan pemasaran perusahaan, seiring dengan rencana Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang memberi izin perusahaan asuransi dan pelaku usaha keuangan non bank untuk memasarkan produk reksa dana.
“Kami sangat berharap, SAM dapat berkontribusi untuk meningkatkan penetrasi produk reksa dana untuk nasabah ritel ke seluruh Indonesia, Pendirian manajer investasi ini adalah hal penting dari rencana Sequis untuk menjadi one stop financial solution provider di Indonesia,” tutur dia, Kamis (15/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Poniman, Direktur SAM menuturkan, Sequis memiliki pengalaman yang panjang dalam investasi jangka panjang dan dengan pengembalian yang stabil. Inilah yang menjadi alasan kuat untuk kedua institusi membentuk tim investasi.
Secara total, Nissay membukukan aset sebesar US$99 miliar di seluruh negara operasionalnya. “Kami siap bersaing dengan perusahaan aset manajemen di pasar reksa dana. Kami juga akan memanfaatkan nama Sequis untuk meningkatkan kepercayaan calon nasabah,” tutur Tatang.
Sebagai informasi, meski baru diluncurkan hari ini, SAM telah mengantongi izin usaha dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak 25 Januari 2016. Add
as a preferred source on Google