“Mereka punya kepentingan tentang rencana itu, karena sebagian besar industri yang kami dorong untuk berorientasi ekspor berasal dari Jepang,” tuturnya melalui keterangan tertulis, Senin (17/10).
Selain itu, Airlangga juga berkesempatan bertemu denga Ketua Liga Parlemen Indonesia-Jepang Toshihiro Nikai dari Liberal Democratic Party (LDP). Dalam peertemuan tersebut, LDP akan membuat tim khusus untuk membantu Indonesia mempersiapkan diri bergabung ke TPP.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam lawatan tersebut, kata Airlangga, dibahas pula tiga hal penting. Pertama, mengenai rencana Japan External Trade Organization (JETRO) menyusun peta jalan jangka panjang dalam pengembangan industri cetakan untuk alumunium (dies) di Indonesia.
Kedua, jelasnya, dibahas pula mengenai penerapan pajak di Indonesia yang diupayakan dapat mendorong investasi pelaku industri Jepang.
Terakhir, ia mengungkapkan rencana penyesuaian tarif bea masuk produk otomotif Jepang, khususnya untuk bahan baku.
“Mengenai soal pajak, kami sampaikan bahwa Pemerintah Indonesia sedang melaksanakan tax reform. Sedangkan, terkait dengan tarif, kami sampaikan bahwa untuk sektor otomotif akan dilakukan pembahasan secara khusus,” ujarnya. (ags)