Kepala Riset First Asia Capital David Sutyanto menjelaskan, Wall Street melanjutkan penguatannya tadi malam. Ia merinci, indeks Dow Jones kembali mencatatkan rekor terbaru mendekati level 20 ribu yakni, di 19.911,21 atau naik 114,78 poin (0,6 persen). Sementara, indeks S&P dan Nasdaq masing-masing menguat 0,65 persen dan 0,95 persen di 2.271,72 dan 5.463,83.
"Saham berbasiskan teknologi dan energi menjadi penopang penguatan Wall Street tadi malam. Pasar menanti putusan The Fed pertengahan pekan ini yang diperkirakan menaikkan bunga FFR 25 basis poin," ungkap David dalam risetnya, dikutip Rabu (14/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Aksi beli selektif kemarin melanda saham-saham sektor energi merespon kenaikan harga minyak mentah dunia pasca kesepakatan pengurangan produksi negara-negara produsen Non-OPEC dengan OPEC akhir pekan lalu," jelas David.
Setali tiga uang dengan David, analis Asjaya Indosurya William Surya Wijaya turut memprediksi IHSG rebound pada perdagangan hari ini ditopang kondisi perekonomian Indonesia yang dinilainya masih stabil jelang pengumuman The Fed dalam rencananya menaikkan suku bunga AS.
Dengan demikian, ia memprediksi IHSG bergerak dalam rentang support 5.221 dan resisten 5.389.
"Potensi kenaikan masih terlihat cukup besar ditengah masih berlangsungnya dana asing yang keluar," terang William dalam risetnya. (gir)