Underpass di Tujuh Stasiun KRL Ditargetkan Rampung Maret 2017

Dinda Audriene, CNN Indonesia | Rabu, 21/12/2016 14:26 WIB
Underpass di Tujuh Stasiun KRL Ditargetkan Rampung Maret 2017 PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) menjelaskan, tujuh stasiun tersebut yaitu Tebet, Cilebut, Bojonggede, Citayam, Sudimara, Pondok Ranji, dan Manggarai. (ANTARA FOTO/Paramayuda)
Jakarta, CNN Indonesia -- PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) menargetkan proses pembangunan proyek underpass yang tengah dilakukan di tujuh stasiun selesai pada Maret 2017. Pembangunannya sendiri telah dimulai sejak bulan lalu.

Direktur Utama KCJ M. Fadhli menuturkan, tujuh stasiun yang terpilih untuk dibangun underpass pada tahun ini di antaranya, stasiun Tebet, stasiun Cilebut, stasiun Bojonggede, stasiun Citayam, stasiun Sudimara, stasiun Pondok Ranji, dan stasiun Manggarai.

Ketujuh stasiun tersebut dipilih berdasarkan jumlah kepadatan dan percepatan penumpang setiap harinya yang terus mengalami peningkatan.


"Karena stasiun ini yang tingkat pertumbuhan penumpangnya sangat tinggi, tapi space untuk peron kan enggak bisa ditambah luas dan panjang, jadi kami butuh fasilitas flow untuk keluar masuk penumpang dalam kondisi aman jadi kami buat underpass," papar Fadhli, Rabu (21/12).

Fadhli menjelaskan, untuk pembangunan underpass sendiri saat ini sudah ada yang selesai yakni di stasiun Manggarai. Pihaknya juga berencana untuk membangun underpass di semua stasiun yang ada untuk menjaga keselamatan penumpang, sehingga penumpang tak lagi menyebrang antar peron melewati rel kereta seperti saat ini.

KCJ dan KAI sendiri menargetkan pembangunan underpass di stasiun lainnya dapat segera dilakukan pada tahun depan dan selesai pada pertengahan tahun 2018 atau paling cepat akhir tahun 2017.

"Ya mudah-mudahan lah karena kan masih menyisakan beberapa stasiun lagi," imbuh dia.

Namun, pihak KCJ dan KAI masih terus melakukan pengkajian stasiun mana lagi yang perlu didahulukan dalam pembangunan underpass.

Selain membangun underpass, pemerintah juga tengah melakukan revitalisasi stasiun dari Manggarai hingga Cikarang. Di mana revitalisasi tersebut bersifat keseluruhan, dari perpanjangan peron, pembangunan pos kesehatan, toilet, dan musholla.

"Nah revitalisasi ini berjalan secara paralel dengan pembangunan underpass itu," kata Fadhli.

Berbagai upaya tersebut, lanjut Fadhli, dilakukan untuk menunjang pertumbuhan penumpang yang terjadi. Tahun ini, KCJ menargetkan pertumbuhan penumpang menjadi 285 juta penumpang sepanjang tahun, di mana realisasi telah mencapai 98 persen hingga saat ini.

Adapun, per harinya sendiri jumlah rata-rata penumpang tahun ini sebanyak 850 ribu, sedangkan tahun kemarin sebanyak 700 ribu hingga 750 ribu per hari.

"Tahun depan target kami per tahunnya bisa menyentuh 292 juta per tahun. Untuk 2019 menuju target 1,2 juta penumpang per hari," pungkas Fadhli. (gir/gen)