Penyeberangan Feri Bakal Naik, ASDP Jual Tiket di Rest Area

Safyra Primadhyta, CNN Indonesia | Kamis, 22/12/2016 02:00 WIB
Penyeberangan Feri Bakal Naik, ASDP Jual Tiket di Rest Area PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memprediksi puncak arus berangkat angkutan Natal dan Tahun Baru dari 23-24 Desember 2016, dan 30-31 Desember 2016. (ANTARA FOTO/Andika Wahyu)
Jakarta, CNN Indonesia -- PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memperkirakan puncak arus penyeberangan liburan akhir tahun terjadi pada akhir pekan ini, Jumat (23/12) malam hingga Sabtu (24/12). Pasalnya, tahun ini periode angkutan Natal berbarengan dengan libur sekolah.

"Tahun ini periode angkutan Natal berbarengan dengan libur anak sekolah, sehingga arus keberangkatan diprediksi lebih terdistribusi merata pada akhir pekan ini," tutur Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama ASDP Faik Fahmi dalam keterangan tertulis, dikutip Rabu (21/12).

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, ASDP resmi membuka layanan penjualan portable e-ticketing khusus kendaraan kecil (mobil pribadi) di Rest Area KM 43 Tol Tangerang-Merak, pada Rabu (21/12) hingga Minggu (1/1).


Pengguna jasa penyeberangan Merak - Bekauheni yang membeli tiket di Rest Area dapat menikmati jalur khusus saat akan naik ke kapal, sehingga tidak perlu mengantre lagi.

Lebih lanjut, Faik mengimbau kepada seluruh pengguna jasa penyeberangan agar mengatur jadwal perjalanan supaya tidak terjebak kemacetan yang berpotensi terjadi pada saat arus puncak akibat volume kendaraan dan penumpang yang melonjak signifikan.

Prediksi hari puncak arus berangkat angkutan Natal dan Tahun Baru dari 23-24 Desember 2016, dan 30-31 Desember 2016. Sedangkan puncak arus balik liburan diprediksi pada tanggal 2-3 Januari 2017, dan 8 Januari 2017.

Data dari Posko Rest Area KM 43 Tol Tangerang-Merak, hingga Rabu (21/12) pukul 14.00 pembeli tiket belum signifikan, masih di bawah 30 unit kendaraan. Berdasarkan data Posko Merak tahun 2015, jumlah kendaraan kecil (golongan IV penumpang) yang menyeberang pada H-2 mencapai 4.100 unit, dan pada H-1 mencapai 7.100 unit kendaraan.

"Kami mengimbau kepada pengguna jasa dengan kendaraan kecil, dapat memanfaatkan layanan portable e-ticketing di rest area. Jadi, di pelabuhan tidak perlu antre lagi saat akan naik kapal karena ada jalur khusus bagi pemegang tiket," katanya.

GM PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Merak Tommy L Kaunang menambahkan, trafik penumpang di lintasan Merak-Bakauheni tahun ini diprediksi mencapai 870.338 orang atau naik 3 persen dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 844.988 orang.

Kendaraan roda dua diperkirakan naik 5 persen menjadi 33.996 unit dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 32.377 unit. Kendaraan kecil naik 5 persen dari 80.674 unit tahun lalu menjadi 84.708 unit tahun ini.

"Namun, pengguna jasa tidak perlu khawatir karena kapasitas terpasang armada memadai. Khusus di pelabuhan Merak, dari total 58 unit kapal yang beroperasi, dipastikan 54 unit kapal siap melayani angkutan Natal dan Tahun Baru 2017," katanya.

Terkait peningkatan kapasitas angkut sebagai antisipasi lonjakan pengguna jasa selama angkutan Natal dan Tahun Baru 2017 (23 hari), untuk di lintasan Merak-Bakauheni terdapat penambahan kapasitas 252.426 penumpang, 55.200 unit roda dua, 33.529 unit roda empat.

Kepada seluruh pengguna jasa pun diimbau untuk mewaspadai kondisi cuaca karena bulan Desember relatif hujan dan berangin kencang. Hal ini menjadi kendala proses bongkar muat dan perjalanan kapal. Tentu PT ASDP sendiri akan berkoordinasi dengan pihak tug boat yang sewaktu-waktu diperlukan jika ada kapal yang sulit sandar.

Selain itu, ASDP Cabang Merak akan memaksimalkan loket pelayanan tiket untuk mengantisipasi penumpukan orang dan kendaraan khususnya di waktu arus puncak.

Di Merak, total terdapat 22 toll gate yang terdiri dari 8 loket sepeda motor (4 reguler, 4 tambahan), 10 loket kendaraan roda empat (4 reguler, 6 tambahan di Kajima), dan 4 unit loket untuk truk dan bus. Selain itu, tersedia 17 loket penumpang yang terdiri dari 8 loket reguler, 4 loket cadangan, 1 loket dari stasiun KA, dan 4 loket tambahan.

Sebagai informasi, pada angkutan Natal dan Tahun Baru 2017, terdapat 10 lintasan utama penyeberangan yang dipantau secara nasional yakni, Merak-Bakauheni, Ketapang-Gilimanuk, Lembar-Padangbai, Kayangan-Pototano, Bajoe-Kolaka, Tanjung Kelian-Tanjung Api Api, Sibolga-Nias, Bitung-Ternate, Hunimua-Waipirit, Kupang-Rote dan Kupang-Sabu. (gir/gen)