Christine Hutabarat, Corporate Secretary di PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengatakan setelah melalui angka tertinggi pada H+3 kemarin, penyeberangan arus balik di Pelabuhan Bakauheni sedikit mengalami penurunan.
“Sejumlah 101.437 orang penumpang, 12.025 unit kendaraan roda dua dan 9.380 unit kendaraan roda empat telah diseberangkan. Jika dibandingkan dengan hari puncak arus balik H+3 terdapat penurunan sebesar 6 persen pada penumpang, 2 persen untuk roda dua dan 9 persen untuk roda empat,” jelasnya dalam keterangan resmi, Kamis (23/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Sehingga masih ada sekitar 242.198 orang, 23.213 unit motor dan 23.921 unit mobil yang belum kembali,” ungkapnya.
Sebelumnya, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengungkapkan angkutan nasional lebaran mulai dioperasikan sejak 15 hari sebelum hari raya Idul Fitri hingga sembilan hari setelah hari kedua lebaran.
Mantan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) itu mengungkapkan, wilayah penyelenggaraan konsentrasi terletak di 13 provinsi, 44 terminal bus, delapan lintasan penyeberangan utama, 52 pelabuhan laut, dan 35 bandara serta jalur kereta api Jawa-Sumatera.
"Penyeberangan Merak-Bakauheuni ada tambahan yang bisa mengangkut 200 kendaraan, tergantung jenis dan 800 penumpang," kata Jonan belum lama ini.
"Untuk laut, hanya naik lima kapal, dari 1.259 menjadi 1.264, termasuk dua kapal TNI AL yang disiagakan apabila memang ada kebutuhan yang meningkat," ujarnya. (gir/gir)