"Kalau kita melihat dari kebijakan Trump yang telah disebutkannya, kami berpikir seluruh kebijakan tersebut akan berdampak positif terhadap nilai tukar dolar," tutur Analis Strategi Nilai Tukar untuk ASEAN dan Asia Selatan Standard Chartered Divya Devesh saat ditemui di Hotel Shangri-La Jakarta, Senin (23/1).
Khusus untuk rupiah, Devesh mengatakan tahun ini kurs rupiah akan berada di kisaran Rp13.500 hingga Rp14 ribu per dolar. Artinya, kurs rupiah akan bergerak tak jauh berbeda dengan tahun lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari sudut pandang fundamental, kami yakin rupiah ada di posisi yang baik," ujarnya.
Tekanan depresiasi terhadap rupiah masih ada jika penguatan nilai tukar dolar lebih tinggi dari proyeksi dan jika pelemahan kurs yuan lebih dalam.
Namun, Devesh meyakini volatilitas rupiah masih bisa dikendalikan dengan baik oleh Bank Indonesia (BI). (gen)