Standchart Sebut Rupiah Bisa Kandas Sampai Rp14 ribu

Safyra Primadhyta, CNN Indonesia | Senin, 23/01/2017 17:37 WIB
Sentimen kebijakan pemerintahan Donald J. Trump diyakini bakal mendorong penguatan ekonomi dan mata uang Amerika Serikat. Sentimen kebijakan pemerintahan Donald J. Trump diyakini bakal mendorong penguatan ekonomi dan mata uang Amerika Serikat. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Standard Chartered Bank memprediksi nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) bakal cenderung menguat terhadap mata uang di seluruh dunia tahun 2017, termasuk rupiah. Hal itu dipicu oleh sentimen terhadap kebijakan pemerintahan Donald J. Trump yang diyakini bakal mendorong penguatan ekonomi AS.

"Kalau kita melihat dari kebijakan Trump yang telah disebutkannya, kami berpikir seluruh kebijakan tersebut akan berdampak positif terhadap nilai tukar dolar," tutur Analis Strategi Nilai Tukar untuk ASEAN dan Asia Selatan Standard Chartered Divya Devesh saat ditemui di Hotel Shangri-La Jakarta, Senin (23/1).

Khusus untuk rupiah, Devesh mengatakan tahun ini kurs rupiah akan berada di kisaran Rp13.500 hingga Rp14 ribu per dolar. Artinya, kurs rupiah akan bergerak tak jauh berbeda dengan tahun lalu.


Meskipun demikian, nilai tukar tersebut masih lebih rendah dibandingkan asumsi pemerintah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2017 yang dipatok Rp13.300 per dolar.

Menurut Devesh, fundamental rupiah masih cukup kuat. Hal itu didukung oleh defisit transaksi berjalan dan inflasi yang terkendali.

Tak hanya itu, perbaikan harga komoditas juga memberikan dampak positif terhadap kurs rupiah.

"Dari sudut pandang fundamental, kami yakin rupiah ada di posisi yang baik," ujarnya.

Tekanan depresiasi terhadap rupiah masih ada jika penguatan nilai tukar dolar lebih tinggi dari proyeksi dan jika pelemahan kurs yuan lebih dalam.

Namun, Devesh meyakini volatilitas rupiah masih bisa dikendalikan dengan baik oleh Bank Indonesia (BI). (gen)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK