Menkeu Perancis Ikut Langkah Jerman Sentil Donald Trump
CNN Indonesia
Rabu, 01 Feb 2017 13:29 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Keuangan Perancis Michel Sapin tidak bisa mengungkapkan kekesalannya dengan rencana kebijakan dagang protektif yang akan dilakukan Amerika Serikat (AS) di bawah komando Presiden Donald J. Trump. Sapin melontarkan kritik, tidak lama setelah Pemerintah Jerman berang dengan pernyataan Trump yang akan memungut pajak bagi setiap mobil produksi Jerman yang dijual di negaranya sampai 35 persen.
“Pemerintah AS telah menimbulkan risiko serius bagi tatanan perdagangan dunia,” kata Sapin, dikutip dari kantor berita Antara, Rabu (1/2).
Ia menilai, gembar-gembor proteksionisme dagang sangat tidak tepat dilontarkan dalam kondisi ekonomi global yang tengah lesu.
Sapin menyebut rencana kebijakan perdagangan internasional AS akan membuat kerja sama perdagangan internasional dipertanyakan.
“Keputusan AS mengambil keputusan proteksionis sepihak dapat menggoyahkan perekonomian global secara keseluruhan. Tidak heran, China kemudian ambil langkah membela perdagangan bebas di kancah internasional," kata Sapin.
Perancis menurut Sapin, akan tetap konsisten menjalankan kebijakan perdagangan bebas yang menjamin prinsip keadilan bagi negara-negara yang melakukannya.
“Uni Eropa adalah kesempatan unik bagi Perancis dan untuk semua mitra Eropa kami untuk mempertimbangkan secara tegas dalam tatanan baru ini. Kami harus mempertahankan visi terbuka kami di bidang perdagangan,” tegasnya.
“Pemerintah AS telah menimbulkan risiko serius bagi tatanan perdagangan dunia,” kata Sapin, dikutip dari kantor berita Antara, Rabu (1/2).
Ia menilai, gembar-gembor proteksionisme dagang sangat tidak tepat dilontarkan dalam kondisi ekonomi global yang tengah lesu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Uni Eropa adalah kesempatan unik bagi Perancis dan untuk semua mitra Eropa kami untuk mempertimbangkan secara tegas dalam tatanan baru ini. Kami harus mempertahankan visi terbuka kami di bidang perdagangan,” tegasnya.