Berdasarkan laporan keuangan yang dirilis hari ini, Senin (6/3), Telekomunikasi Indonesia meraup laba bersih sebesar Rp19,35 triliun, atau naik jika dibandingkan dengan perolehan tahun 2015 sebesar Rp15,48 triliun.
Selain itu, perusahaan juga memperoleh laba usaha sebesar Rp39,19 triliun. Pertumbuhan laba usaha tercatat sebesar 20,9 persen dari pencapaian 2015 Rp32,41 triliun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tercatat, beban operasi, pemeliharaan, dan jasa telekomunikasi meningkat 11,19 persen dari Rp28,11 triliun menjadi Rp31,26 triliun. Kemudian, beban karyawan juga ikut meningkat 14,63 persen menjadi Rp13,61 triliun dari sebelumnya Rp11,87 triliun.
Adapun, jumlah liabilitas atau kewajiban perusahaan sepanjang tahun lalu meningkat tipis 1,81 persen menjadi Rp74,06 triliun dari sebelumnya Rp72,74 triliun. Bila dirinci, jumlah liabilitas jangka pendek sebesar Rp39,76 triliun dan liabilitas jangka panjang sebesar Rp34,3 triliun.
Lebih lanjut, total aset perusahaan naik 8,08 persen dari Rp166,17 triliun per akhir Desember 2015, menjadi Rp179,61 triliun pada akhir tahun lalu. (gir)