Direktur Utama PTPP Tumiyana menjelaskan, laba bersih perusahaan sepanjang tahun lalu naik 38,26 persen menjadi Rp1,02 triliun dari sebelumnya Rp740 miliar. Hal ini juga didorong oleh kenaikan pendapatan usaha sebesar 15,77 persen dari Rp14,22 triliun menjadi Rp16,46 triliun.
"Perusahaan akan membayar dividen sebesar Rp307 miliar atau Rp49,52 per lembar saham kepada pemegang saham. Usulan tersebut telah disetujui dan disahkan dalam RUPST," ucap Tumiyana usai RUPST, Kamis (16/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"PTPP membagikan dividen sebesar Rp148,06 miliar atau sekitar Rp30,58 per lembar saham sebagai dividen untuk tahun buku 2015," jelas Tumiyana.
Adapun, perusahaan telah mendapatkan kontrak baru sebesar Rp5,1 triliun hingga pertengahan bulan Maret ini. Pencapaian tersebut naik 20 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Beberapa proyek yang telah didapat oleh perusahaan yakni, Tol Cisumdawu, Tol Tangerang-Merak, Pembangkit Listrik Tenaga Bayu atau Tenaga Angin (PLTB) Tolo 72 MW, PTMG Bangkanai-2 150 MW, Universitas Syiah Kuala Aceh, dan Proyek Rusun Nagrek.
"Komposisi perolehan kontrak baru tahun 2017 diproyeksikan berasal dari BUMN sebesar 49 persen, pemerintah 30 persen, dan swasta 21 persen," katanya.