'Disneyland' Boyolali Dijanjikan Lebih Megah dari Versi Asli

Ervina Anggraini, CNN Indonesia | Selasa, 18/04/2017 04:40 WIB
Gabungan beberapa investor membuat 'Disneyland' Boyolali yang rencananya akan mulai dibangun pada September 2017 dijanjikan lebih megah dari versi aslinya. Iustrasi theme park Disneyland (Foto: REUTERS/Files)
Jakarta, CNN Indonesia -- Rencana pembangunan theme park di Boyolali ternyata bukan sekedar isapan jempol belaka. Ajudan Bupati Boyolali, Aan Adi Prasetyo mengkonfirmasi rencana pembangunan taman bermain serupa Disneyland di Boyolali.

Menurutnya, sejauh ini pemerintah sedang dalam proses pembebasan lahan untuk area pembangunan 'Disneyland'.

"Sejauh ini pembebasan lahan baru 15 persen, kalau berjalan mulus (proses pembebasan lahan), pembangunan theme park akan dimulai September tahun ini," ungkapnya kepada CNNIndonesia.com melalui pesan singkat, Senin (17/4).


Lebih jauh Adi menegaskan nantinya pembangunan theme park akan menggunakan lahan seluas 100 hektare. Namun begitu ia mengaku belum bisa memberikan informasi detil mengenai lokasi pembangunan yang nantinya akan dipilih.

Ia menegaskan konsep theme park yang diusung kemungkinan akan lebih megah dari Disneyland. Mengingat lahan yang digunakan lebih besar.

"Memang bukan Disneyland, tapi kemungkinan akan lebih megah serta ada wahana dalam dan luar ruangan," pungkasnya.

Ketika disinggung mengenai investor yang menanamkan modalnya, Adi mengaku belum bisa memberikan informasi tersebut. Ia hanya bisa memberikan bocoran informasi mengenai sejumlah pemodal yang menyatakan komitmen investasi.

"Sebagai gambaran saja theme park-nya nanti gabungan dari beberapa pemilik, seperti Disney hanya sekitar 21 persen, Universal Studios 23 persen, dan beberapa investor lainnya," ungkap Adi.

Seperti diketahui rumor pembangunan Diseneyland sempat ramai diberitakan sejumlah media lokal. Bupati Boyolali Seno Samodro sebelumnya mengungkapkan pemerintah telah meneken nota kesepahaman dengan investor asal Belanda untuk pembangunan di wilayahnya.

Sejumlah media lokal juga menyebut komitmen investasi dari pemodal yang tidak disebutkan namanya bernilai Rp6 triliun.

Hanya saja, kabar ini justru dibantah oleh pihak The Walt Disney Company Asia Tenggara. Meski mengkalim Indonesia sebagai salah satu pasar prioritas raksasa hiburan asal AS tersebut, namun pihaknya membantah akan membuka Disneyland di Boyolali.

"Kami tidak memiliki rencana untuk membuka Disneyland di Indonesia saat ini," tulis The Walt Disney dalam keterangan resminya.