Berdasarkan laporan keuangan perseroan yang dikutip pada Jumat (21/4), Telkom mampu meraup pendapatan total sebesar Rp31,02 triliun pada kuartal I 2017, naik dari Rp27,54 triliun di periode yang sama 2016.
Dari pos tersebut, pendapatan data meningkat drastis dan menjadi kontribusi terbesar senilai Rp16,29 triliun, dari Rp14,25 triliun pada kuartal I 2016. Angka itu disusul kontribusi dari pendapatan telepon sebesar Rp11,48 triliun, dari Rp10,87 triliun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah dipangkas beban operasi hingga beban lain-lain, perusahaan jasa komunikasi pelat merah ini membukukan laba usaha sebesar Rp12,49 triliun dalam tiga bulan pertama tahun ini, naik dari Rp9,57 triliun di kuartal I 2016.
Direktur Utama Telkom Alex J. Sinaga menjelaskan, infrastruktur dibangun untuk menunjang bisnis seluler, broadband, dan lainnya sepanjang tahun lalu. Salah satunya, membangun jaringan backbone serat optik sepanjang 24.700 kilometer (km), baik terestrial maupun kabel laut.
"Telkom juga melakukan pembangunan data center 95 ribu meter persegi termasuk data center Telin-3 yang memiliki kapasitas 20 ribu meter persegi di Singapura," papar Alex melalui keterangan resmi, belum lama ini.