Alfred mengaku, saham Bumi Resources terbilang laris di pasar modal. Menurutnya, rata-rata transaksi harian emiten tersebut hampir Rp200 miliar per hari.
"Kalau dilihat yang paling pertama cukup berkontribusi masuk MSCI itu likuiditas sahamnya sama faktor fundamental," ucap Alfred.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain karena likuiditas, lanjut Alfred, kinerja keuangan perusahaan pada kuartal I 2017 juga ikut menjadi pertimbangan agar emiten dapat masuk dalam daftar MSCI. Hal itu mencerminkan kondisi fundamental perusahaan.
Kemudian, laba bersih Harum Energy juga tercatat naik 850,16 persen menjadi US$12,36 juta dari sebelumnya US$1,3 juta. Sementara, laba bersih Delta Dunia meningkat hingga 675,51 persen dari US$3,06 juta menjadi US$23,74 juta.
Dengan masuknya beberapa emiten batu bara ke dalam indeks MSCI, otomatis akan menaikan kembali harga saham emiten batu bara yang telah mengalami tren penurunan beberapa pekan terakhir seiring dengan turunnya harga komoditas tersebut.