Di hadapan pelaku usaha mikro dan ultra mikro di Desa Pasir Angin, Bogor, Sri Mulyani menjelaskan pentingnya membayar pajak. Ia menuturkan, penerimaan pajak sangat berarti, karena digunakan untuk membangun berbagai infrastruktur di daerah tertinggal, memberikan akses pendidikan dan kesehatan untuk rakyat miskin, serta membiayai program-program lain yang dapat meningkatkan kemakmuran rakyat.
Tahun ini, pemerintah menargetkan penerimaan pajak hingga Rp1.307,6 triliun. Pajak tersebut kemudian antara lain juga akan disalurkan melalui program subsidi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan demikian, menurut dia, uang pajak yang dikumpulkan dari masyarakat akan dikembalikan lagi kepada masyarakat. Pemerintah, lanjut Sri Mulyani, memiliki bantuan subsidi dalam berbagai bentuk bantuan sosial. Program bantuan sosial tersebut dijalankan dengan berbagai macam skema melalui program Kementerian atau Lembaga yang berjalan setiap tahunnya.
"Itu semua diambil dari uang pajak yang kita kumpulkan," ujarnya.
Penerimaan negara ini, menurutnya akan diupayakan benar-benar digunakan untuk mendorong peningkatan dan pemerataan kesejahteraan rakyat, mengatasi ketimpangan.
"Saya berharap supaya ibu-ibu makin guyub, saling membantu kemudian kita hubungan sosialnya semakin kuat. Dan itu yang disebut aset sosial, ekonomi dibangun, masyarakat rukun saling membantu dan ekonomi kuat," pungkasnya.