Direktur Tower Bersama Helmy Yusman Santoso mengatakan, seluruh pinjaman yang dikucurkan kepada anak usahanya akan digunakan untuk membayar utang yang terkait dengan fasilitas pinjaman revolving seri B dalam US$1 miliar facilities agreement.
"Ini akan dibayarkan kepada para kreditur melalui United Overseas Bank Ltd sebagai agen," ujar Helmy dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), dikutip Jumat (22/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sekadar informasi, penerbitan PUB Obligasi Berkelanjutan II Tahap III 2017 oleh Tower Bersama selesai pada 19 September lalu. Dalam hal ini, kupon yang ditawarkan perusahaan sebesar 8,4 persen untuk tenor tiga tahun.
Terkait kinerja keuangan, perusahaan membukukan laba bersih sebesar Rp509,11 miliar pada semester I 2017. Angka itu turun 39,53 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp841,99 miliar.
Hal ini disebabkan beban perusahaan yang meningkat. Tercatat, beban pokok pendapatan naik 8,22 persen menjadi Rp220,34 miliar dari sebelumnya Rp203,6 miliar. Selain itu, beban usaha juga meningkat 10,65 persen dari Rp151,89 miliar menjadi Rp168,07 miliar.