Jokowi Minta Millenneal Manfaatkan Peluang Investasi US$130 M

Christie Stefanie, CNN Indonesia | Senin, 18/12/2017 13:21 WIB
Jokowi Minta Millenneal Manfaatkan Peluang Investasi US$130 M Presiden Joko Widodo meminta generasi millenneal untuk memanfaatkan peluang investasi ekonomi digital yang mencapai US$130 miliar dalam lima tahun ke depan. (BPMI Setpres)
Bandung, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo meminta generasi muda atau milleneal untuk memanfaatkan perkembangan teknologi dan pasar yang ada saat ini. Pasalnya, menurut Jokowi, peluang investasi ekonomi digital di tanah air dalam lima tahun ke depan mampu mencapai US$130 miliar atau sekitar Rp1,75 triliun (kurs Rp13.500 per dolar AS).

“Lima tahun ke depan ada US$130 miliar peluang di negara kita (ekonomi digital). Gede sekali, kalau dirupiahkan berapa? Peluang ini yang saudara bisa masuk secepatnya,” ujar Jokowi di Sabuga, Bandung, Senin (18/12).

Menurut Jokowi, kini zaman sudah berubah. Untuk itu, digital ekonomi menjadi potensi yang harus dimanfaatkan semaksimal mungkin.

Saat ini, menurut dia, perusahaan tak lagi hanya dilihat dari jumlah karyawan, bangunan perusahaan, atau aset tetap perusahaan lainnya dalam berinvestasi, tetapi juga nilai merek sebuah perusahaan (brand value).

Jokowi lantas membandingkan usaha mebel yang dibangun dan dibesarkan sejak 27 tahun lalu dengan usaha digital ekonomi, seperti Tokopedia dan Amartha yang berumur tidak sampai setengahnya.

“Mereka punya bisnis brand value sampai bermiliar-miliar. Saya paling tidak sampai Rp30 miliar. Ini kesempatan anak muda terjun ke ruang bisnis besar terutama digital ekonomi, karena diberi kesempatan besar,” tuturnya.

Mengutip World Bank, Jokowi menyebut, sebuah negara akan memiliki kondisi ekonomi yang bagus jika empat persen dari populasi masyarakatnya merupakan wirausaha. Adapun saat ini, Indonesia kini hanya memiliki 3,3 persen masyarakat Indonesia yang berwirausaha.

"Kita terbuka peluang sangat besar. Dengan cara baru bukan jadul yang saya lakukan," ucap mantan Wali Kota Solo ini.

Jokowi menyadari, memulai usaha memang bukan hal mudah. Kegagalan pasti akan dirasakan setiap wirausaha. Namun, ia meminta generasi muda tidak menyerah.

“Yang paling penting pertama ubah paradigma setelah kuliah mau apa. Janga sampai semua jadi pegawai,” tuturnya.


(agi/agi)