Jokowi Ingin Pengembangan Hutan Indonesia Tiru Norwegia

Lavinda, CNN Indonesia | Selasa, 19/12/2017 18:17 WIB
Jokowi Ingin Pengembangan Hutan Indonesia Tiru Norwegia Meski Norwegia memiliki keterbatasan lahan, namun kata Jokowi, justru negara yang terletak di Semenanjung Skandinavia itu mampu menjadi negara yang kaya hanya dari hasil kehutanan. (Ilustrasi/ANTARA FOTO/Setpres/Cahyo).
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo berharap semangat dan pola pengembangan hutan di Indonesia bisa dilakukan seperti yang telah berlangsung di Norwegia.

"Di Norwegia kandungan tambangnya besar sekali, tetapi di sana yang dikembangkan justru hutannya dan dari sanalah mereka memeroleh pendapatan per kapita yang sangat tinggi," kata Jokowi saat mengunjungi Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Selasa(19/12).

Meski Norwegia memiliki keterbatasan lahan, namun negara yang terletak di Semenanjung Skandinavia itu justru mampu menjadi negara yang kaya hanya dari hasil kehutanan
.


"Kenapa mereka bisa jadi negara kaya hanya dari hasil hutan saja?" kata Jokowi.

Menurut Jokowi, Norwegia bisa berhasil mengembangkan hutan karena pengelolaan hulu hingga hilir dikerjakan sangat terinci, mulai dari penanaman, pemeliharaan, hingga manajemen produksinya.

"Dikerjakan dengan manajemen yang sangat mendetail sekali. Ini yang tidak kita lakukan," kata dia.

Sementara di Indonesia, menurut Presiden, masih banyak lahan-lahan subur yang terlantar dan tak terurus hingga saat ini, mulai dari Pulau Rote sampai Miangas.

Padahal, kata dia, selama ini negara telah menggelontorkan anggaran triliunan rupiah khusus untuk pengembangan hutan. "Hasilnya apa, tunjukkan pada saya hutan yang jadi," ujarnya.

Namun, dalam kesempatan itu, Jokowi mengapresiasi keberhasilan UGM mengembangkan hutan konservasi "Wanagama" seluas 112 hektare di Gunung Kidul.

"Hanya hutan Wanagama yang benar-benar jadi hutan. Artinya sebetulnya kita bisa mengembangkan hutan seperti Wanagama karena anggaran di Kementerian Kehutanan besar sekali," kata dia. (lav/lav)