Analis Indosurya Sekuritas William Surya Wijaya menjelaskan, capital inflow ini seiring dengan kinerja IHSG yang terus mencatatkan rekor terbarunya dalam empat perdagangan terakhir.
"Potensi kenaikan masih besar terlihat dari terdapatnya capital inflow ditengah rekor baru IHSG sepanjang masa yang baru tercapai," papar William dalam risetnya, dikutip Rabu (20/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pemerintah yang cukup sigap dalam menghadapi gejolak perekonomian," ujar William.
Lihat juga:Cetak Rekor IHSG Berlanjut ke Level 6.167 |
Tak sepakat, Analis Reliance Lanjar Nafi pesimis dengan pergerakan IHSG hari ini. Pasalnya, ia melihat IHSG telah berada dalam kondisi jenuh beli (overbought).
"Sehingga diperkirakan IHSG bergerak cenderung terkoreksi pada range pergerakan 6.120 hingga 6.200," terang Lanjar melalui risetnya.
Sementara itu, pergerakan bursa saham Wall Street terlihat tidak cukup baik. Terpantau, tiga indeks utamanya ditutup di teritori negatif tadi malam.
Bila dirinci, Dow Jones melemah 0,15 persen, S&P500 turun 0,32 persen, dan Nasdaq Composite terkoreksi 0,44 persen. (agi)