Tahun Depan, Jokowi Pastikan Bangun Pelabuhan Nabire

Safyra Primadhyta, CNN Indonesia | Jumat, 22/12/2017 12:31 WIB
Tahun Depan, Jokowi Pastikan Bangun Pelabuhan Nabire Tak cuma membangun Pelabuhan Nabire, Jokowi berencana mengundang swasta dalam pengembangannya untuk menjadi hub dari kabupaten sekitar. (Ilustrasi/CNN Indonesia/Safir Makki).
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah menyatakan pembangunan pengembangan pelabuhan Nabire, Papua, bakal dilakukan pada tahun depan. Pengembangan pelabuhan tersebut juga akan melibatkan swasta.

“Untuk kargonya, tahun depan ini akan dimulai, diperbaiki, dibenahi, dibesarkan, termasuk nanti untuk terminal penumpang, dan juga akan dikerja-samakan dengan swasta,” ujar Presiden Joko Widodo (Jokowi), mengutip keterangan resmi Kementerian Perhubungan, Jumat (22/12).

Menurut Jokowi, dengan masuknya swasta ke Pelabuhan Nabire, berarti Nabire memiliki potensi bisnis. “Swasta masuk itu artinya hanya satu, bahwa secara bisnis masuk ke Nabire ini layak,” katanya.


Kendati demikian, saat ini, ia memastikan, belum ada insentif yang diberikan ke swasta, namun dapat dipastikan swasta akan memiliki hak usaha untuk membawa produk dari Nabire keluar.

“Banyak produk yang bisa dibawa dari Nabire dan sekitarnya, seperti ikan, jeruk, kayu, pisang, sayur, bisa dari sini. Saya kira, banyak peluang, sehingga sekali lagi, swasta melihat layak untuk dia masuk ke sini,” paparnya.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungkapkan, pelabuhan Nabire berpotensi untuk menjadi hub dari enam kabupaten yang ada di sekitar Nabire.

“Bersamaan dengan kami bangun (Pelabuhan Nabire), ada perusahaan swasta yang tertarik untuk investasi di situ,” terang dia.

Saat ini, lanjut Budi, sudah ada perusahaan swasta yang berminat berinvestasi dan akan mengoperasikan kapal ro-ro di Pelabuhan Nabire. Namun demikian, pihaknya mengaku akan tetap melakukan seleksi perusahaan swasta yang akan berinvestasi tersebut.

Terkait rencana itu, Budi meminta dalam waktu dekat sudah ada penentuan pemenang tender.

“Saya minta, tiga bulan sudah ada penentuan pemenang, bangun paling enam bulan. Desain sudah kami siapkan, jadi selesai tender langsung jalan,” tutur Mantan Direktur Utama PT Angkasa Pura II ini.

Ia juga meminta, agar fungsi dermaga Pelabuhan Nabire tidak hanya untuk dermaga kapal ro-ro, namun juga dibangun agar bisa berfungsi sebagai dermaga penumpang dengan ditambah fasilitas crane untuk kapal barang.

Sayangnya, ia tak menyebutkan berapa anggaran yang disiapkan negara untuk pengembangan Pelabuhan Nabire.

Berdasarkan situs Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kemenhub, pemerintah telah melelang dua pekerjaan yang terkait langsung dengan pembangunan Pelabuhan Laut Nabire yang terdiri dari pembangunan fasilitas pelabuhan laut Nabire senilai Rp9,66 miliar dan pengawasan pembangunan fasilitas pelabuhan laut Nabire senilai Rp193,13 juta. (bir)