Pertamina dan AKR Diminta Jaga Pasokan BBM Satu Harga

Galih Gumelar, CNN Indonesia | Jumat, 29/12/2017 21:29 WIB
Pertamina dan AKR Diminta Jaga Pasokan BBM Satu Harga Fanshurullah Asa. (ANTARA FOTO/Zabur Karuru).
Jakarta, CNN Indonesia -- Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) meminta pelaksana program Bahan Bakar Minyak (BBM) satu harga untuk menjamin distribusi pasokan ke 57 lokasi yang ada secara berkesinambungan.

Program BBM satu harga terealisasi melebihi rencana semula. Sepanjang 2017, program BBM satu harga dilakukan di 57 titik atau lebih banyak dari target awal pemerintah yang sebanyak 50 titik jangkauan.

Sebanyak 54 titik digarap oleh PT Pertamina (Persero), sedangkan tiga titik sisanya dikelola oleh PT Aneka Kimia Raya (AKR) Corporindo Tbk. Kedua entitas tersebut merupakan badan usaha yang ditunjuk pemerintah untuk menyalurkan BBM dengan penugasan sepanjang tahun.

Mengamati lebihnya target, Kepala BPH Migas Fanshurullah Asa meminta kedua pengelola program itu tak sekadar membuat titik-titik penyaluran BBM satu harga, tetapi juga harus memastikan bahwa distribusi pasokan BBM ke 57 lokasi itu bisa berlangsung baik.


“BPH Migas menginstruksikan Pertamina dan AKR tidak hanya menjaga harga BBM Satu harga, tetapi harus menjamin ketersediaan dan menjamin distribusi BBM tersebut sehingga tepat sasaran untuk masyarakat," jelas Fanshurullah di Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat (29/12).

Ia melanjutkan, pengawasan terhadap kegiatan badan usaha penyalur BBM dalam program BBM satu harga ini menjadi tanggung jawab BPH Migas.

Hal itu sesuai dengan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 36 tahun 2016 di mana pengawasan menjadi tugas BPH Migas di dalam program BBM satu harga selain menetapkan badan usaha, menetapkan kuota BBM, melakukan verifikasi, dan memberikan sanksi kepada badan usaha.

“Di dalam Peraturan Pemerintah Nomor 49 tahun 2012 juga dijelaskan bahwa BPH Migas ditugaskan untuk melakukan pengaturan dan pengawasan terhadap pelaksanaan penyediaan dan pendistribusian BBM dan pengangkutan gas bumi di seluruh Indonesia,” tambahnya.

Sekadar informasi, Presiden Joko Widodo baru saja meresmikan 16 titik distribusi BBM dalam program BBM satu harga pada hari ini, Jumat (29/12). BBM yang disalurkan yakni sebanyak 1.873 kl per hari yang tersebar di Papua, Papua Barat, Kalimantan Barat, Maluku Utara, Sulawesi Tenggara, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Jawa Timur, dan Kepulauan Riau.

Secara akumulasi, terdapat 57 titik BBM satu harga sepanjang tahun ini. Nilai penyaluran BBM yakni tercatat 4 ribu kilo liter (Kl) per bulan atau 133 Kl per hari. (lav/lav)