"Diharapkan emiten tahun depan lebih dari tahun ini, ya 50 itu bagus," tutur Darmin, Jumat (29/12).
Menurutnya, bila perusahaan yang melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) bertambah, maka semakin banyak pula yang menikmati keuntungan dari pasar modal. Apalagi, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus menunjukan keperkasaannya hingga akhir tahun ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengapresiasi, pencapaian BEI dalam menjaring perusahaan untuk IPO tahun ini hingga melebihi target, yakni 37 emiten baru dari target 35 emiten.
Mendengar harapan Darmin, Direktur Utama BEI Tito Sulistio tidak mengubah target emiten baru IPO tahun depan. Manajemen BEI memang telah menetapkan target emiten baru tahun depan sama seperti tahun sebelumnya, yakni 35 emiten.
"Ya kalau begitu alhamdulillah, bantuin dong (50 emiten)," ucapnya secara singkat.
Sebelumnya, Direktur Penilaian Perusahaan Samsul Hidaya mengungkapkan, BEI akan kedatangan empat emiten baru pada awal tahun 2018.
"Mereka menggunakan buku laporan keuangan September, dan akan mencatatkan (saham di papan bursa) pada tahun 2018," tutur Samsul beberapa waktu lalu.
Samsul memproyeksi, raihan dana segar yang diraih empat perusahaan tersebut sekitar Rp1 triliun hingga Rp1,5 triliun. Namun, masing-masing perusahaan sebenarnya belum menetapkan harga saham secara spesifik. (bir)