INKA Garap 13 Rangkaian Kereta untuk Tiga Bandara

Agustiyanti, CNN Indonesia | Rabu, 03/01/2018 08:25 WIB
INKA Garap 13 Rangkaian Kereta untuk Tiga Bandara Tiga belas rangkaian kereta tersebut diperuntukkan bagi Bandara Soekarno Hatta, Bandara Internasional Adi Soemarmo, dan Bandara Internasional Minangkabau. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- PT Industri Kereta Api (Inka) menyebut, tengah menyiapkan 13 rangkaian kereta (train set) guna melancarkan proyek kereta Bandara di tiga kota. Ketiga bandara tersebut, yakni Bandara Internasional Soekarno Hatta, Bandara Internasional Adi Soemarmo, dan Bandara Internasional Minangkabau.

“Ini era baru transportasi. Masyarakat membutuhkan transportasi yang cepat, nyaman, aman dan murah, dan kereta menjawab semua itu. Kebutuhan kereta bandara juga semakin banyak. Saat ini porsinya sudah cukup signifikan," ujar Direktur Keuangan dan SDM Inka Muhammad Nur Sodiq dalam keterangan resmi, dikutip, Rabu (3/1).

Sodiq menjelaskan, guna menyukseskan program kereta bandara tersebut, pihaknya bahkan telah menggandeng industri kereta asal Jerman, Bombardie. Sinergi dilakukan keduanya dari proses desain hingga pembuatan yang dilakukan di kota Madiun.


"Kereta terbaik kami akan hadirkan. Tentunya kita harus persiapkan dengan matang. Kami ingin memberikan yang terbaik untuk melayani lintas internasional termasuk untuk menunjang pariwisata secara nasional," imbuhnya. 

Saat ini, menurut dia, Inka telah mendapat kontrak untuk pengerjaan 13 rangkaian kereta bandara. Dari jumlah tersebut, 10 diantaranya diperuntukkan bagi Bandara Soekarno Hatta, sedangkan tiga rangkaian kereta untuk Bandara Internasional Minangkabau dan Bandara Internasional Adi Soemarmo.

“Itu untuk tahap pertama. Nanti ke depan kebutuhannya akan semakin meningkat,” jelasnya.

Rencananya untuk kereta Bandara Adi Soemarmo akan diserahkan pada April 2018. Sedangkan kereta untuk Bandara Minangkabau akan mulai diserahkan sekitar akhir Februari atau awal Maret 2018.

Seiring dengan proyek pengerjaan kereta bandara tersebut, tahun ini Inka menargekan dapat meraup pendapatan sebesar Rp2,5 triliun, naik signifikan dibanding tahun lalu Rp1,8 triliun. (agi/agi)