IHSG Diramalkan Tertekan di Akhir Pekan

Dinda Audriene, CNN Indonesia | Jumat, 02/02/2018 08:17 WIB
IHSG Diramalkan Tertekan di Akhir Pekan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diramalkan semakin merosot pada akhir pekan ini, Jumat (2/2), disebabkan ramainya aksi jual oleh pelaku pasar. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diramalkan semakin merosot pada akhir pekan ini, Jumat (2/2), disebabkan ramainya aksi jual oleh pelaku pasar.

Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada menjelaskan, hal itu dilakukan guna memanfaatkan kenaikan IHSG sebelumnya yang sempat mencetak rekor beberapa kali.

"Diperkirakan momentum pelemahan masih berlanjut yang diikuti masih adanya aksi jual," terang Reza dalam risetnya.



Kendati demikian, Reza memastikan masih ada sebagian pelaku pasar yang akan melakukan aksi beli. Sehingga, pelemahan IHSG sepanjang hari ini bersifat terbatas.

"Diperkirakan IHSG akan berada di kisaran support 6.577-6.588 dan resistance 6.615-6.628," kata Reza.

Sementara, analis Indosurya Sekuritas William Surya Wijaya masih optimis ada harapan bagi IHSG untuk kembali ke teritori positif. Terlebih lagi, data inflasi pada bulan Januari 2018 masih dinilai terkendali.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi bulan Januari 2018 sebesar 0,62 persen secara bulanan (month to month) dan bila dilihat secara tahunan (year on year) sebesar 3,25 persen.

Selanjutnya, William menyebut rilis laporan keuangan masih memiliki andil dalam pergerakan IHSG pada awal tahun 2018. Dengan demikian, ia memprediksi, IHSG hari ini bisa bergerak dalam rentang support 6.519 dan resistance 6.702.


"Rilis kinerja tahunan dari emiten diperkirakan bertumbuh," terang William dalam risetnya.

Sekadar informasi, IHSG pada perdaganan kemarin terus turun ke level 6.598. Hal ini diikuti pelemahan nilai tukar rupiah menjadi Rp13.424 per dolar Amerika Serikat (AS).

Sedikit berbeda, bursa saham Wall Street justru bergerak bervariasi tadi malam. Alhasil, hanya indeks Dow Jones yang menguat sebesar 0,14 persen dibandingkan dua indeks utama lainnya, S&P500 dan Nasdaq Composite yang masing-masing terkoreksi 0,06 persen dan 0,35 persen. (gir/gir)