Kepala Riset Ekuator Swarna Sekuritas David Sutyanto mengungkapkan, salah satunya berasal dari pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Lebih detail, rupiah terkoreksi 0,51 persen menjadi Rp13.520 per dolar AS pada penutupan perdagangan kemarin.
"Lalu penurunan harga minyak dan data ekonomi yang kurang memuaskan," kata David dalam risetnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"IHSG masih akan terkoreksi pada rentang 6.512 hingga 6.630," terang David.
"Peluang koreksi wajar masih dapat terus dimanfaatkan untuk melakukan akumulasi pembelian," ucap William dalam risetnya.
Lihat juga:IHSG Melemah ke Level 6.589 |
Maka itu, William optimistis IHSG bisa berbalik arah menguat pada penutupan perdagangan hari ini. Ia memproyeksi, IHSG bergerak dalam rentang support 6.511 dan resistance 6.671.
IHSG ditutup melemah pada perdagangan kemarin ke level 6.589. Sejalan dengan itu, mayoritas saham atau sebanyak 254 saham turun. Sedangkan, hanya 123 saham yang menguat dan 92 saham bergerak stagnan.
Rupanya, hal ini sejalan dengan pergerakan saham global khusus saham Wall Street tadi malam. Misalnya, Dow Jones anjlok 4,6 persen, S&P500 turun 4,1 persen, dan Nasdaq Composite melemah 3,78 persen. (lav)