Pengembangan kawasan industri kali ini akan menyasar daerah yang belum sedikitpun tersentuh proyek kawasan industri. Namun, konsepnya akan dibuat serupa seperti di Kawasan Industri Kendal (KIK), Jawa Tengah yang mengusung konsep terintegrasi.
"Kami menawarkan (investasi kawasan industri) di Kalimantan Utara (Tanah Kuning), Sumatera Utara (Kuala Tanjung), dan Sulawesi Utara (Bitung)," ungkap Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto dalam keterangan resmi, dikutip Minggu (18/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nilai investasi di kawasan seluas 2.700 hektar ini mencapai US$360 juta," jelas Airlangga.
"Perusahaan-perusahaan tersebut bergerak di sektor industri mebel, makanan, kemasan makanan, baja, label percetakan, dan boneka," paparnya.
Penandatanganan juga dilakukan oleh Technical Arrangement (TA) antara Sekjen Kemenperin dengan Direktur Kampus Institute of Technical Education (ITE) Singapura, dan Collaborative Agreement antara Kapusdiklat Industri dengan ITE Education Services (ITEES) Singapura.
"Langkah tersebut sesuai arahan Bapak Presiden Jokowi untuk mendororong setiap kawasan industri baru dilengkapi dengan fasilitas pendidikan vokasi," jelasnya. (evn)