Biaya Haji Naik, MUI Berharap Layanan ke Umat Ditingkatkan

Yuli Yanna Fauzie, CNN Indonesia | Selasa, 13/03/2018 10:19 WIB
Biaya Haji Naik, MUI Berharap Layanan ke Umat Ditingkatkan MUI berharap layanan dan fasilitas bagi jemaah haji dalam negeri tetap ditingkatkan, meski kenaikan biaya haji hanya sebesar Rp345 ribu per jemaah. (Dok. Biro Setwapres)
Jakarta, CNN Indonesia -- Majelis Ulama Indonesia (MUI) berharap layanan dan fasilitas bagi jemaah haji dalam negeri tetap ditingkatkan, meski kenaikan biaya haji terbilang tipis.

Pemerintah sebelumnya memutuskan menaikkan biaya haji sebesar Rp345 ribu per jemaah pada tahun ini. Dengan demikian, biaya haji di tahun ini menjadi Rp35,23 juta per jamaah.

"Tentu kenaikan yang tak begitu besar itu perlu diapresiasi. Tapi masih ada kekurangan, itu tetap perlu diperbaiki dengan meningkatkan layanan kepada umat," ujar Wakil Ketua Dewan Pertimbangan MUI Nasaruddin Umar kepada CNNIndonesia.com, Senin (13/3).



Saat ini, menurut dia, jumlah jemaah haji per tahunnya berada di kisaran 200 ribu. Semakin banyaknya jemaah haji yang berangkat, dinilai membutuhkan mitigasi layanan lebih baik, terutama terkait akomodasi dan transportasi.

Adapun kenaikan biaya haji yang terbilang tipis, menurut dia, tak lepas dari semakin besarnya alokasi biaya optimalisasi yang dikelola Kementerian Agama. Saat ini, pengelolaan dana haji telah resmi beralih ke Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).


Nasaruddin melihat, optimalisasi dana haji dapat bermanfaat bagi jemaah. Pasalnya, alokasi biaya optimalisasi itu secara tidak langsung bisa mensubsidi pengeluaraan biaya haji jemaah.

"Dengan subsidi (dari biaya optimalisasi) yang lebih besar tentu ini lebih bagus, kami berharap ini bisa membantu masyarakat," katanya. (agi/agi)