"Yang dipermudah itu administrasinya. Jadi bukan tentang mendatangkan tenaga kerja," ujar Pramono di Kompleks Istana Bogor, Rabu (18/4).
Hal itu disampaikan menyikapi tantangan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ferry Juliantono untuk debat dengan Presiden Joko Widodo dan Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengenai penerbitan Perpres itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, Pramono menegaskan Perpres itu diterbitkan karena selama ini proses administrasi untuk TKA menengah ke atas masih berbelit-belit. Ia juga memastikan TKA tak berkompeten tidak akan masuk Indonesia.
Ia tidak mengambil pusing tantangan Ferry. Menurutnya, hal itu normal terjadi jelang tahun politik. Pramono hanya menyarankan semua pihak membaca detail Perpres terlebih dulu sebelum mengkritik.
"Kami tahu karena ini tahun politik, isu tenaga kerja pasti digoreng-goreng. Kami tegaskan perbaikan Perpres itu adalah administrasi, pengurusan," ucap Politikus Senior PDI Perjuangan ini. (agi)