Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan perseroan pada Selasa (24/4), penurunan laba seiring turunnya penjualan bersih dari Rp10,84 triliun menjadi Rp10,75 triliun. Sedangkan harga pokok penjualan naik dari Rp5,22 triliun menjadi Rp5,26 trilun.
Alhasil, laba usaha perseroan tercatat turun dari Rp2,66 trilun menjadi Rp2,51 triliun, sedangkan laba sebelum pajak penghasilan turun dari Rp2,62 triliun menjadi Rp2,47 triliun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, aset Unilver pada periode yang sama tercatat naik dari Rp18,9 triliun pada kuartal pertama tahun lalu menjadi Rp20,24 triliun. Aset tersebut terdiri dari aset lancar Rp9,3 triliun dan aset tak lancar Rp10,93 triliun. (agi/bir)