Menteri Jonan Jamin Pasokan BBM Aman Selama Ramadan
Safyra Primadhyta | CNN Indonesia
Senin, 07 Mei 2018 09:10 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan memastikan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) bakal aman selama Ramadan hingga Idul Fitri 2018.
"Kalau BBM secara keseluruhan untuk pasokan Ramadan hingga Idul Fitri, saya kira tidak ada masalah," ujar Jonan dalam keterangan resmi, dikutip Senin (7/5).
Jonan mengungkapkan targetnya adalah memastikan kantong-kantong BBM yang menjadi pusat keramaian masyarakat tetap aman untuk dikonsumsi.
"Seperti tahun lalu, tempat pariwisata dan jalur mudik itu yang penting," tegasnya.
Jaminan ketersediaan BBM yang disampaikan Jonan bakal berlaku untuk semua jenis, mulai dari solar yang bersubsidi hingga Pertamax.
Guna memastikan persiapan tersebut, Jonan menginstruksikan kepada Pertamina dan semua pihak terkait untuk menindaklanjuti hal tersebut. Jonan pun akan melakukan pantauan langsung seminggu memasuki bulan Ramadan serta memastikan penyelesaiaan kesiapan pasokan BBM jelang memasuki bulan Ramadan.
"Saya kira minggu depan udah selesai (kesiapannya)," ujar Jonan.
Berdasarkan catatan CNNIndonesia.com, permintaan BBM selama periode ramadan hingga lebaran memang cenderung meningkat. Hal itu tak lepas dari pengaruh aktivitas mudik yang dilakukan oleh masyarakat.
Tahun lalu, Pertamina mencatat peningkatan konsumsi BBM sebesar 2,6 persen menjadi 95.612 kiloliter (kl) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kemudian, jika dibandingkan dengan kondisi normal, konsumsi BBM sepanjang arus mudik dan balik tahun lalu juga meningkat 9,41 persen. (agi)
"Kalau BBM secara keseluruhan untuk pasokan Ramadan hingga Idul Fitri, saya kira tidak ada masalah," ujar Jonan dalam keterangan resmi, dikutip Senin (7/5).
Jonan mengungkapkan targetnya adalah memastikan kantong-kantong BBM yang menjadi pusat keramaian masyarakat tetap aman untuk dikonsumsi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jaminan ketersediaan BBM yang disampaikan Jonan bakal berlaku untuk semua jenis, mulai dari solar yang bersubsidi hingga Pertamax.
Guna memastikan persiapan tersebut, Jonan menginstruksikan kepada Pertamina dan semua pihak terkait untuk menindaklanjuti hal tersebut. Jonan pun akan melakukan pantauan langsung seminggu memasuki bulan Ramadan serta memastikan penyelesaiaan kesiapan pasokan BBM jelang memasuki bulan Ramadan.
Berdasarkan catatan CNNIndonesia.com, permintaan BBM selama periode ramadan hingga lebaran memang cenderung meningkat. Hal itu tak lepas dari pengaruh aktivitas mudik yang dilakukan oleh masyarakat.
Tahun lalu, Pertamina mencatat peningkatan konsumsi BBM sebesar 2,6 persen menjadi 95.612 kiloliter (kl) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kemudian, jika dibandingkan dengan kondisi normal, konsumsi BBM sepanjang arus mudik dan balik tahun lalu juga meningkat 9,41 persen. (agi)