Bunga acuan BI atau 7 Days (Reverse) Repo Rate (7DRRR) ditetapkan sebesar 4,5 persen. Sementara itu, suku bunga simpanan (deposit ficility) dan suku bunga pinjaman (lending facility) masing-masing juga dipertahankan masing-masing sebesar 3,75 persen dan 5,25 persen.
"Dari sisi pertumbuhan kami masih memproyeksikan di level 5,1-5,5 persen," kata Deputi Gubernur BI Dody Budi Waluyo di Jakarta, Kamis (17/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Suku Bunga Acuan BI Naik 25 Bps |
Dari sisi investasi, Dody optimistis pada 2018 akan banyak kecenderungan swasta untuk menginisiasi investasi nasional, sehingga dominasi investasi dari pemerintah perlahan akan menurun.
Tahun ini, pemerintah menetapkan target pertumbuhan ekonomi sebesar 5,4 persen dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Adapun pada kuartal pertama tahun ini, pertumbuhan ekonomi hanya mencapai 5,06 persen. Lesunya pertumbuhan ekonomi tersebut terutama disebabkan stagnannya pertumbuhan konsumsi yang tercatat hanya sebesar 4,95 persen pada kuartal I 2018, naik tipis dari 4,94 persen pada kuartal I 2017. (agi)