Jokowi Sebut Pencabutan Larangan Terbang Eropa Hadiah Lebaran

Yuli Yanna Fauzie, CNN Indonesia | Rabu, 20/06/2018 19:35 WIB
Jokowi Sebut Pencabutan Larangan Terbang Eropa Hadiah Lebaran Jokowi menyatakan pencabutan larangan terbang yang dilakukan Uni Eropa terhadap maskapai Indonesia jadi kado Lebaran. (Foto: CNN Indonesia TV)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menilai keputusan Komisi Keselamatan Udara Uni Eropa yang mencabut larangan terbang bagi 55 maskapai penerbangan Indonesia untuk terbang ke Benua Biru menjadi hadiah Lebaran besar bagi Indonesia.

Maklum, sudah 11 tahun ini mayoritas maskapai penerbangan tanah air puasa terbang ke Eropa. Hanya maskapai Garuda Indonesia saja yang memiliki penerbangan dengan Rute Jakarta-London dan Jakarta-Amsterdam.

"Syukur alhamdulillah, ini hadiah yang sudah dinanti 11 tahun sejak maskapai kita dilarang terbang ke Uni Eropa," kata Jokowi melalui akun Instagram pribadinya, @jokowi, Rabu (20/6).


Jokowi menilai pencabutan larangan terbang tersebut akan memberikan manfaat besar bagi maskapai Indonesia. Keputusan tersebut bisa membuat maskapai Indonesia sejajar dengan perusahaan elit dunia.

"Ini menjadi potensi besar," katanya.


Meskipun demikian Jokowi minta hadiah Lebaran tersebut tidak membuat maskapai lengah. Dia minta maskapai Tanah Air meningkatkan kapasitas diri agar mampu memberikan pelayanan terbaik ke masyarakat baik dalam negeri maupun mancanegara.

"Ini tanggung jawab moral yang besar. Didalamnya ada kewajiban untuk mempertahankan dan meningkatkan terus level keselamatan, keamanan dan kenyamanan pelayanan penerbangan nasional," jelasnya.

Uni Eropa memutuskan mencabut larangan terbang maskapai Indonesia. Pencabutan dilakukan setelah hasil pemeriksaan Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) menunjukkan maskapai Indonesia sudah memenuhi seluruh indikator keamanan penerbangan.

"Penilaian sudah dilakukan oleh pakar penerbangan sesuai aturan internasional yang ditetapkan ICAO dan keputusan yang dibuat berdasarkan proposal dari Komisi Eropa," ucap Vincent Guerend, Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia.



(agt/bir)