Di kawasan Asia, sejumlah mata uang juga melemah di hadapan dolar AS. Mulai dari won Korea Selatan melemah 0,13 persen, peso Filipina minus 0,04 persen, ringgit Malaysia minus 0,02 persen, dan dolar Hong Kong minus 0,01 persen.
Hanya dolar Singapura dan baht Thailand yang berhasil menguat masing-masing 0,01 persen dari dolar AS.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Begitu pula dengan mata uang negara maju, dolar Kanada melemah 0,08 persen, franc Swiss minus 0,06 persen, dan rubel Rusia minus 0,05 persen.
Kemudian, euro Eropa minus 0,04 persen, poundsterling minus 0,33 persen, dan dolar Asutralia minus 0,01 persen.
Namun, ia memperkirakan sentimen ini justru membuat rupiah melemah. Sebab, di sisi internal tidak ada sentimen yang bisa mengangkat rupiah.
Lihat juga:Rupiah Kian Melemah ke Rp14.394 per Dolar AS |
"Diperkirakan rupiah akan bergerak di kisaran Rp14.369-14.405 per dolar AS," katanya. (bir)