BPJT Targetkan Lelang 6 Ruas Tol Rampung pada Semester II

Dinda Audriene Mutmainah, CNN Indonesia | Rabu, 11/07/2018 09:10 WIB
BPJT Targetkan Lelang 6 Ruas Tol Rampung pada Semester II Ilustrasi jalan tol. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A).
Jakarta, CNN Indonesia -- Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) menargetkan proses lelang enam ruas jalan tol bisa rampung pada semester II 2018. Salah satu ruas tol yang menjadi fokus BPJT, yakni Tol Semarang-Demak.

Kepala BPJT Herry TZ mengungkapkan proses prakualifikasi untuk Tol Semarang-Demak 0akan dimulai pekan depan. Proyek tol ini satu-satunya yang diinisiasi oleh pemerintah apabila disandingkan dengan lima proyek tol lainnya yang akan dilelang.

"Makanya, ini reminder (pengingat) market bahwa memang ada pelelangan jalan tol dalam waktu dekat," ujarnya, Selasa (10/7).



Tol Semarang-Demak nantinya akan diintegrasikan dengan pembangunan tanggul laut Kota Semarang dan direncanakan memiliki panjang 26,8 kilometer (km). Herry menyebut proses lelang biasanya akan memakan waktu sekitar lima sampai enam bulan.

"Jadi, harapannya kalau Juli ini sudah lelang, kami kejar kalau bisa tahun ini," terang Herry.

Selain Tol Semarang-Demak, ruas tol lainnya yang akan dilelang pada semester II 2018 ini, antara lain, Tol Semanan-Balaraja, Tol Kamal-Teluk Naga-Rajeg, Tol Akses Pelabuhan Patimban, Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap, dan Tol jembatan Balikpapan-Penajaman Paser Utama.

"Kalau dari panjangnya, total (semua yang akan dilelang) sepanjang 327 km, biayanya sekitar Rp124 triliun," tutur dia.


Secara terpisah, Direktur Utama PT Waskita Toll Road Herwidiakto bilang prakualifikasi Tol Semarang-Demak sudah pernah dilakukan sebelumnya. Untuk itu, ada kemungkinan anggota konsorsium tol tersebut akan bertambah pada proses prakualifikasi baru ini.

"Kalau kemarin kan sama PT Jasa Marga (Persero) Tbk dan kami itu 60 persen dan 40 persen, sekarang tender ulang mungkin anggota konsorsium bisa tambah bisa kurang," ucap Herwidiakto.

Sebelumnya pemerintah menargetkan pembangunan Tol Semarang-Demak bisa dilakukan pada September 2018. Sementara, biaya pembangunan tol diestimasikan sekitar Rp15,3 triliun. (bir)