Kepala BPJT Herry TZ mengungkapkan proses prakualifikasi untuk Tol Semarang-Demak 0akan dimulai pekan depan. Proyek tol ini satu-satunya yang diinisiasi oleh pemerintah apabila disandingkan dengan lima proyek tol lainnya yang akan dilelang.
"Makanya, ini reminder (pengingat) market bahwa memang ada pelelangan jalan tol dalam waktu dekat," ujarnya, Selasa (10/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tol Semarang-Demak nantinya akan diintegrasikan dengan pembangunan tanggul laut Kota Semarang dan direncanakan memiliki panjang 26,8 kilometer (km). Herry menyebut proses lelang biasanya akan memakan waktu sekitar lima sampai enam bulan.
"Jadi, harapannya kalau Juli ini sudah lelang, kami kejar kalau bisa tahun ini," terang Herry.
"Kalau dari panjangnya, total (semua yang akan dilelang) sepanjang 327 km, biayanya sekitar Rp124 triliun," tutur dia.
Secara terpisah, Direktur Utama PT Waskita Toll Road Herwidiakto bilang prakualifikasi Tol Semarang-Demak sudah pernah dilakukan sebelumnya. Untuk itu, ada kemungkinan anggota konsorsium tol tersebut akan bertambah pada proses prakualifikasi baru ini.
"Kalau kemarin kan sama PT Jasa Marga (Persero) Tbk dan kami itu 60 persen dan 40 persen, sekarang tender ulang mungkin anggota konsorsium bisa tambah bisa kurang," ucap Herwidiakto.
Sebelumnya pemerintah menargetkan pembangunan Tol Semarang-Demak bisa dilakukan pada September 2018. Sementara, biaya pembangunan tol diestimasikan sekitar Rp15,3 triliun. (bir)