Waskita Toll Road Bidik Rp3 T dari Divestasi Dua Ruas Tol
Dinda Audriene Mutmainah | CNN Indonesia
Rabu, 11 Jul 2018 10:13 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- PT Waskita Toll Road akan melakukan divestasi ruas tolnya lagi pada tahun ini melalui dua ros tol miliknya, yaitu Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) dan Tol Kayu Agung-Palembang-Betung (Kapal Betung).
Direktur Utama Waskita Toll Road Herwidiakto berharap perusahaan dapat mengantongi dana segar sebesar Rp3 triliun dari divestasi dua ruas tol tersebut. Menurutnya, calon investor bisa saja berasal dari pihak swasta dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
"Saat ini, sudah ada masuk calonnya," katanya, Selasa (10/7).
Jumlah investor yang sudah menyatakan minatnya untuk memiliki dua ruas tol itu sekitar lima investor, di mana salah satunya merupakan investor asing dari Eropa.
Sementara, divestasi anak usaha PT Waskita Karya Tbk (WSKT) ini berbeda dengan sebelumnya yang dilakukan melalui skema Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT). Kali ini, perusahaan menggunakan sistem langsung atau one on one dengan calon investor.
"Oktober sudah ada calon yang diketahui," jelas Herwidiakto.
Sekadar mengingatkan, pada April 2018 lalu, perusahaan baru saja merampungkan proses divestasi ruas tol pertamanya dengan menjaring dana sebesar Rp5 triliun.
Divestasi ini dilakukan pada tiga ruas tol miliknya, yaitu Kanji-Pejagan, Pejagan-Pemalang, dan Pasuruan-Probolinggo dengan total panjang 123,8 kilometer (km).
Kemudian, mantan Direktur Utama Waskita Karya M Choliq sempat mengatakan perusahaan melakukan divestasi tahap kedua melalui skema RDPT.
Perusahaan berencana menjual kepemilikan sahamnya di Solo-Ngawi, Ngawi-Kertosono, dan Semarang-Batang dengan total target raihan dana sebesar Rp2,5 triliun. (bir)
Direktur Utama Waskita Toll Road Herwidiakto berharap perusahaan dapat mengantongi dana segar sebesar Rp3 triliun dari divestasi dua ruas tol tersebut. Menurutnya, calon investor bisa saja berasal dari pihak swasta dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
"Saat ini, sudah ada masuk calonnya," katanya, Selasa (10/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jumlah investor yang sudah menyatakan minatnya untuk memiliki dua ruas tol itu sekitar lima investor, di mana salah satunya merupakan investor asing dari Eropa.
Sementara, divestasi anak usaha PT Waskita Karya Tbk (WSKT) ini berbeda dengan sebelumnya yang dilakukan melalui skema Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT). Kali ini, perusahaan menggunakan sistem langsung atau one on one dengan calon investor.
Sekadar mengingatkan, pada April 2018 lalu, perusahaan baru saja merampungkan proses divestasi ruas tol pertamanya dengan menjaring dana sebesar Rp5 triliun.
Lihat juga:Cari Modal Segar, Jasa Marga Rilis RDPT |
Divestasi ini dilakukan pada tiga ruas tol miliknya, yaitu Kanji-Pejagan, Pejagan-Pemalang, dan Pasuruan-Probolinggo dengan total panjang 123,8 kilometer (km).
Kemudian, mantan Direktur Utama Waskita Karya M Choliq sempat mengatakan perusahaan melakukan divestasi tahap kedua melalui skema RDPT.
Perusahaan berencana menjual kepemilikan sahamnya di Solo-Ngawi, Ngawi-Kertosono, dan Semarang-Batang dengan total target raihan dana sebesar Rp2,5 triliun. (bir)