Freeport: Kesepakatan dengan RI jadi Contoh Bagi Dunia

Galih Gumelar, CNN Indonesia | Kamis, 12/07/2018 18:33 WIB
Freeport: Kesepakatan dengan RI jadi Contoh Bagi Dunia Freeport-McMoran Inc menyebut kesepakatan dengan Pemerintah Indonesia menjadi contoh baik bagi kelangsungan investasi di seluruh dunia. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia -- Freeport-McMoran Inc menyebut kesepakatan dengan Pemerintah Indonesia menjadi contoh baik bagi kelangsungan investasi di seluruh dunia. Kesepakatan kedua pihak, antara lain melahirkan perpanjangan operasional hingga 2041, termasuk kepemilikan mayoritas Indonesia terhadap Freeport Indonesia, yaitu sebanyak 51 persen saham.

CEO Freeport-McMoran Inc Richard Adkerson mengatakan kesepakatan awal berupa Head of Agreement (HoA) ini juga bisa menjadi contoh bagi operasional Freeport di wilayah operasionalnya yang lain.

Sebagai perusahaan multinasional, Freeport disebutnya juga sering berurusan dengan pemerintah setempat terkait izin operasinya.


"Kami berkomitmen untuk melanjutkan kerja sama dengan pemerintah Indonesia dan menjadikannya kisah sukses bagi investor global. Perpanjangan kerja sama ini tentu juga mengamankan investasi jangka panjang kami," jelas Adkerson, Kamis (12/7).

Lebih lanjut ia mengatakan, pihaknya siap untuk memasuki era baru operasional tambang Grasberg dan bersedia mengganti pengelolaan yang telah dilakukan selama 50 tahun terakhir.

Selain itu, menurutnya, kesepakatan yang dicapai saat ini juga melalui jalan panjang. ia berkisah, negosiasi dengan pemerintah Indonesia sudah dimulai sejak sembilan tahun silam setelah pemerintah menerbitkan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Mineral dan Batubara.


"Kesepakatan hari ini muncul setelah kerangka kerja sama yang kami capai tahun 2017 kemarin. Kamis sudah melakukan rapat secara individual dan telah mendengar tujuan dan maksud pemerintah dan Presiden (Joko Widodo). Kami menyimak secara seksama dan mencoba menyusun kerangka demi mengabulkan tujuan pemerintah dan dalam waktu yang bersamaan menjaga operasionalnya," imbuh dia.

Sementara itu, kesepakatan ini tidak berdampak pada status ketenagakerjaan karyawan Freeport Indonesia. Perusahaan akan tetap beroperasi dengan merujuk kepada rencana kerja yang telah ditetapkan.

"Kami bangga dengan apa yang telah kami capai dalam lebih dari 50 tahun sejarah kami, dan kami sangat menantikan masa depan selanjutnya," pungkasnya.


(bir)