Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Zulfikri menyatakan tarif sudah harus dikenakan pada warga agar mereka terbiasa.
"Mulai besok (hari ini) tak lagi gratis, agar masyarakat juga dibiasakan," kata Zulfikri saat ditemui di Depo LRT Zona 5 Palembang, Selasa (31/7) malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tarif Rp5 ribu dikenakan untuk perjalanan antarstasiun. Namun, khusus untuk masyarakat yang berangkat atau menuju Bandara Sultan Mahmud Badarudin II dikenakan tarif Rp10 ribu.
Tarif tersebut, menurut dia, masih disubsidi oleh pemerintah. Subsidi tarif tiket, paling tidak tetap akan hingga tahun depan.
Adapun jika subsidi tiket dicabut, tarif keekonomian transportasi tersebut mencapai Rp30 ribu.
"Dengan jangka waktu mungkin 50 hingga 60 tahun, mungkin tarifnya nanti bisa sampai Rp30 ribu," ujarnya.
Saat ini, pemerintah sendiri tengah mencari cara guna menutupi subsidi tiket. Salah satu caranya antara lain mengkomersialisasikan aset yang ada. (agi)