China Ingin Pererat Hubungan Ekonomi dengan Mahathir Mohamad
Agus Triyono | CNN Indonesia
Senin, 20 Agu 2018 12:31 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah China menyatakan ingin mempererat kerja sama ekonomi dengan Pemerintahan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad.
Upaya peningkatan kerja sama tersebut kata Perdana Menteri China Li Keqiang akan dibicarakan saat kunjungan Mahathir ke China pekan ini.
"Kesepakatan yang dicapai dalam kunjungan Beliau nanti akan menunjukkan bahwa kedua negara akan tetap bersahabat dalam jangka panjang," katanya seperti dikutip dari Reuters, Senin (20/8).
Hubungan ekonomi Malaysia dan China sempat mengalami ketegangan usai Mahathir terpilih menjadi perdana menteri Malaysia Mei lalu.
Pasalnya, sesaat setelah terpilih Mahathir menyatakan bahwa Malaysia di bawah pemerintahannya akan menangguhkan proyek China di Malaysia yang dilaksanakan oleh mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak.
Najib, seperti diketahui saat memerintah memang mengejar investasi China di Malaysia.
Ia menjadi salah satu pemimpin yang menjadi pemandu dalam penandatanganan Inisiatif Belt and Road di ASEAN yang ditandatangani Presiden China Xi Jinping beberapa waktu lalu.
Mahathir mengatakan akan berupaya membahas kesepakatan yang tidak adil dalam kerja sama antara Malaysia dan China dalam kunjungannya ke Negeri Tirai Bambu pekan ini.
(reuters/bir)
Upaya peningkatan kerja sama tersebut kata Perdana Menteri China Li Keqiang akan dibicarakan saat kunjungan Mahathir ke China pekan ini.
"Kesepakatan yang dicapai dalam kunjungan Beliau nanti akan menunjukkan bahwa kedua negara akan tetap bersahabat dalam jangka panjang," katanya seperti dikutip dari Reuters, Senin (20/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pasalnya, sesaat setelah terpilih Mahathir menyatakan bahwa Malaysia di bawah pemerintahannya akan menangguhkan proyek China di Malaysia yang dilaksanakan oleh mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak.
Ia menjadi salah satu pemimpin yang menjadi pemandu dalam penandatanganan Inisiatif Belt and Road di ASEAN yang ditandatangani Presiden China Xi Jinping beberapa waktu lalu.
Mahathir mengatakan akan berupaya membahas kesepakatan yang tidak adil dalam kerja sama antara Malaysia dan China dalam kunjungannya ke Negeri Tirai Bambu pekan ini.