Groundbreaking Kawasan Industri Halmahera Mulai 30 Agustus

Safyra Primadhyta, CNN Indonesia | Senin, 20/08/2018 19:54 WIB
Groundbreaking Kawasan Industri Halmahera Mulai 30 Agustus Ilustrasi kawasan industri. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia -- Peletakan batu pertama (groundbreaking) kawasan industri di Kabupaten Halmahera Tengah di Provinsi Maluku Utara bakal dimulai pada 30 Agustus 2018.

"Pembangunan (kawasan industri Halmahera Tengah) setahun. Itu kawasan industri sekelas Morowali," ujar Bupati Halmahera Tengah Edy Langkara di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Senin (20/8).

Edy mengungkapkan sejumlah investor siap berinvestasi di kawasan seluas 1.000 hektare (ha) itu. Setidaknya akan ada pabrik stainless steel, nikel, dan lithium sebagai bahan dasar untuk baterai mobil listrik.


"Investornya Weda Bay join dengan Indonesia Weda Bay industrial Park," katanya.

Pemerintah daerah akan membantu dari sisi kepastian ketersediaan tenaga kerja. Dengan demikian, pembangunan kawasan industri dapat lebih banyak menyerap tenaga kerja lokal dibandingkan asing.

"Prinsipnya pemerintah dan perusahaan memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada daerah untuk menyiapkan tenaga kerja. Perusahaan butuh 5.000, daerah siap berapa?" jelasnya.


Terkait tenaga kerja asing, termasuk dari China, pada prinsipnya daerah terbuka selama daerah memang belum mampu memasok tenaga kerja dengan keahlian yang diperlukan oleh perusahaan. Namun, lanjut Edy, inverstor pada dasarnya ingin menyerap lebih banyak tenaga kerja lokal.

"Kalau (tenaga kerja) nggak ada di daerah bagaimana, sementara investasi harus jalan kan. Dari perusahaan sangat welcome kalau tenaga kerja kita yang dominan lebih bagus," tutur Edi.

Di saat bersamaan, pemerintah daerah juga akan menggandeng Balai Latihan Kerja (BLK) dan perguruan tinggi untuk menyiapkan tenaga kerja.


(bir)


BACA JUGA