Ketua Umum Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI) mengatakan salah satu ganjalan datang dari sisi komersil.
Ia mengatakan bahwa dari sisi komersil harga pengembangan EBT masih belum begitu menarik. Oleh karena itulah, banyak investor yang enggan masuk ke dalam EBT.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tantangan tersebut membuat minat investor masuk ke dalam pengembangan EBT masih kecil.
Sementara itu Menteri Eenergi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengatakan bahwa agar pengembangan EBT cepat, pihaknya saat ini terus berupaya mempercepat perluasan kebijakan pencampuran biodiesel ke dalam BBM.
Ia menargetkan perluasan tersebut bisa terlaksana 1 September mendatang.