Pinjaman Bank Infrastruktur Asia Bakal Mengalir ke Swasta

Dinda Audriene, CNN Indonesia | Jumat, 31/08/2018 18:10 WIB
Pinjaman Bank Infrastruktur Asia Bakal Mengalir ke Swasta Pemerintah akan berupaya menyalurkan pinjaman dari Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) untuk proyek yang akan digarap oleh pihak swasta. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah akan berupaya menyalurkan pinjaman dari Bank Infrastruktur Asia atau Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) untuk proyek yang akan digarap oleh pihak swasta.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan selama ini dana pinjaman itu belum pernah diberikan untuk proyek perusahaan swasta.

"Kami akan dorong lebih banyak ke swasta, karena selama ini AIIB belum ada yang swasta sama sekali," kata Bambang, Jumat (31/8).



Menurut Bambang, negara lain sudah melakukan hal tersebut lebih dulu, misalnya India yang menggunakan sebagian pinjaman untuk membangun proyek kereta di kota Bangalore.

"Mereka sudah siap sebenarnya, seperti apa yang mereka lakukan di negara lain," tutur Bambang.

Dalam hal ini, Bappenas akan menyiapkan draf proyek yang akan diusulkan kepada AIIB. Dalam pengajuan itu pemerintah juga terus berkonsultasi dengan AIIB agar sesuai dengan plafon yang diberikan.

"Kami sudah ada bayangan nanti, contohnya energi terbarukan terkait juga dengan angkutan massal," ujar Bambang.


Seperti diketahui, AIIB menyediakan plafon pembiayaan sebesar US$1 miliar atau sekitar Rp14,6 triliun (asumsi kurs Rp14.600 per dolar AS) untuk pembangunan infrastruktur di Indonesia.

Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan dana itu akan dialokasikan untuk program jangka panjang, di antaranya pelabuhan, bandara, Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), dan infrastruktur pariwisata.

(lav/bir)