PUPR Rampungkan 26 Proyek Strategis Nasional Akhir Tahun Ini

agt, CNN Indonesia | Kamis, 06/09/2018 12:00 WIB
PUPR Rampungkan 26 Proyek Strategis Nasional Akhir Tahun Ini Ilustrasi pembangunan proyek bendungan. (Dok. Biro Setpres).
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan akan berusaha menyelesaikan pembangunan 26 Proyek Strategis Nasional (PSN) sampai akhir tahun ini. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan 26 proyek tersebut terdiri dari empat jenis proyek.

Pertama, delapan buah bendungan, yakni Rotiklot di NTT, Taju-Mila di NTB, Gondang dan Logung di Jawa Tengah, Sei Gong di Batam, Sindang Heula di Banten, Paselloreng di Sulawesi Selatan dan Kuningan di Jawa Barat.

Kedua, tiga buah jaringan irigasi. Ketiga, 29 jalan tol, seperti Sragen-Ngawi, Porong-Gempol, Salatiga-Kartosuro, Pemalang-Batang, Batang-Semarang, Wilangan-Kertosono, dan Pasuruan-Grati-Probolinggo.



Keempat, empat jalan nasional, dan kelima, satu sistem penyediaan air minum (SPAM). "Kami akan fokus supaya proyek tersebut selesai tahun ini," katanya dalam pernyataan yang dikeluarkan di Jakarta, Kamis (6/9).

Basuki mengatakan selain menyelesaikan ke-26 proyek tersebut pada 2018 ini, pihaknya juga akan berupaya menyelesaikan proyek strategis nasional yang ditugaskan ke Kementerian PUPR.

Dalam Peraturan Presiden Nomor 56 Tahun 2018 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional, Kementerian PUPR mendapat amanat untuk menyelesaikan pembangunan 137 proyek. "Kami akan berusaha melaksanakan proyek tersebut," katanya.


Basuki mengatakan 2019 nanti pihaknya tidak akan melaksanakan pembangunan proyek baru dengan menggunakan anggaran kontrak tahun jamak atau multiyears, kecuali pembangunan bendungan dan irigasi. "Dengan itu kami harap tidak ada proyek mangkrak di tengah jalan, termasuk proyek strategis nasional," katanya.

(agt/agt)