Pertama, delapan buah bendungan, yakni Rotiklot di NTT, Taju-Mila di NTB, Gondang dan Logung di Jawa Tengah, Sei Gong di Batam, Sindang Heula di Banten, Paselloreng di Sulawesi Selatan dan Kuningan di Jawa Barat.
Kedua, tiga buah jaringan irigasi. Ketiga, 29 jalan tol, seperti Sragen-Ngawi, Porong-Gempol, Salatiga-Kartosuro, Pemalang-Batang, Batang-Semarang, Wilangan-Kertosono, dan Pasuruan-Grati-Probolinggo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:74 Proyek Strategis Nasional Beroperasi 2018 |
Keempat, empat jalan nasional, dan kelima, satu sistem penyediaan air minum (SPAM). "Kami akan fokus supaya proyek tersebut selesai tahun ini," katanya dalam pernyataan yang dikeluarkan di Jakarta, Kamis (6/9).
Basuki mengatakan selain menyelesaikan ke-26 proyek tersebut pada 2018 ini, pihaknya juga akan berupaya menyelesaikan proyek strategis nasional yang ditugaskan ke Kementerian PUPR.
Basuki mengatakan 2019 nanti pihaknya tidak akan melaksanakan pembangunan proyek baru dengan menggunakan anggaran kontrak tahun jamak atau multiyears, kecuali pembangunan bendungan dan irigasi. "Dengan itu kami harap tidak ada proyek mangkrak di tengah jalan, termasuk proyek strategis nasional," katanya.
(agt)