Luhut Permudah Swasta dan Asing Kelola Pelabuhan di Indonesia

Kustin Ayuwuragil, CNN Indonesia | Jumat, 07/09/2018 06:02 WIB
Luhut Permudah Swasta dan Asing Kelola Pelabuhan di Indonesia Pemerintah telah menyiapkan aturan untuk mempermudah perusahaan swasta dan asing yang ingin mengelola pelabuhan di Indonesia. (CNN Indonesia/Hesti Rika).
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah telah menyiapkan aturan untuk mempermudah perusahaan swasta dan asing yang ingin mengelola pelabuhan di Indonesia. Salah satunya, terkait pembagian porsi Indonesia sebagai operator.

"Aturannya sudah kami buat. Untuk pemegang saham itu tergantung kalau pelabuhannya mau main sendiri ya silakan, kami tinggal awasi," ujar Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan dalam konferensi pers di Pertemuan Tingkat Pejabat Tinggi (SOM) AIS ke-2 di Jakarta, Kamis (6/9).

Meski tak menyebutkan secara rinci, menurut Luhut, aturan-aturan itu pada dasarnya akan memberi kemudahan bagi perusahaan swasta untuk mengelola pelabuhan di Indonesia.



"Intinya kami berikan kemudahan-kemudahan. Kita bandingkan saja dengan negara-negara sekitar," tutur Luhut.

Luhut mengajak swasta dan asing untuk mengelola pelabuhan secara bersama-sama demi mengurangi beban anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). Keterlibatan swasta diperlukan agar dana pemerintah bisa dialihkan untuk mengembangkan sektor lain.

Sejauh ini, biaya pengelolaan pelabuhan masih ditanggung oleh pemerintah. Namun demi efisiensi, swasta dan asing diperbolehkan ikut mengelola.

Sebelumnya, Luhut pernah memastikan porsi Indonesia selaku operator sebesar 51 persen di Pelabuhan Patimban, Jawa Barat. Pelindo II ditunjuk sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang ditugaskan sebagai operator. Nantinya Pelindo II (PT Pelabuhan Indonesia II) tidak bergerak sendiri, tetapi dengan swasta dan Jepang.


Luhut juga pernah mendorong kerja sama perusahaan asal Singapura, Port of Singapore Authority (PSA) Marine Pte Ltd menjadi pengelola pelabuhan di Indonesia agar ada transfer teknologi dalam pengelolaan pelabuhan di Tanah Air.

Menurut dia, besarnya kapasitas yang mampu ditampung pelabuhan yang dioperasikan PSA Marine Pte Ltd didukung dengan kecanggihan truk pengangkut kontainer yang tidak lagi memerlukan pengemudi karena sudah bersistem semi robot.

Begitu pula derek (crane) yang juga dikendalikan dengan sistem kendali jarak jauh (remote control).

(lav/bir)